Archive - Berita

February 7th, 2012

Cap Go Meh Manado, Dahsyat !

Manado-Bombastis, dan Spektakuler ! kata ini sangat tepat untuk menggambarkan prosesi perayaan Cap Go Meh yang ditandai dengan turunnya 6 orang Tang Sin ke jalan, di kompleks Pecinan Manado Senin (06/02). Ratusan ribu warga tumplek-blek, berdesak-desakan untuk menyaksikan prosesi tahunan yang sudah masuk agenda wisata Kota Manado tersebut. Terlihat sejumlah turis dari berbagai Negara sahabat ikut membaur bersama warga Kota.

Festival Figura Masuk Ivent Wisata Manado

Manado-Warga Kota kini lebih leluasa untuk mengekspresikan berbagai ide menarik melalui Festival Figura atau lebih dikenal dengan sebutan “Perayaan Kunci Taong” di Manado. Pasalnya, Walikota Manado dalam pidato perayaan Kunci Taong yang di kolaborasi dengan Cap Go Meh, di kawasan Chinatown Manado, Senin (06/02), mengatakan agenda ini akan masuk kalender wisata tahunan.

Temui Kansil, Kedubes Polandia Tertarik Investasi di Sulut

Manado-Pasca berbagai ivent yang mengharumkan nama Sulawesi Utara, membuat berbagai peluang ikut tercipta. Bahkan, Kepala Divisi Promosi Perdagangan dan Investasi (TIPD) Kedutaan besar Polandia untuk Republik Indonesia Konselor Pertama Romuald Morawski, menyatakan, sangat tertarik dan berminat menjalin kerjasama dengan Sulut.

Selain itu, dalam pertemuan penuh kekeluargaan dengan Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil, Senin (06/02), Pemerintah Polandia melakukan pertukaran informasi dalam rangka mengupayakan peningkatan kontak antara para pelaku usaha Polandia dan Sulut.

Sekdaprov Rayakan Maulid Akbar

Manado-Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 Hijriyah tahun 2012 ini berlangsung khusyu dan hikmat, menyusul doa bersama para pemuka agama dan tokoh masyarakat, Ketua Majelis Jalsatul Itsnain Wilayah Sulut, sejumlah pejabat sipil, TNI dan Polri, serta kaum muslimin dan muslimat Sulut di lapangan Sparta Tikala Manado, Sabtu (04/02).

February 5th

Cap Go Meh Dipastikan Keluar 6 Februari

Manado-Senin (06/02) ribuan mata dipastikan akan tertuju pada perayaan Cap Go Meh atau lebih dikenal dengan sebutan Ince Pia oleh warga Manado. Cap Go Meh ditandai dengan keluarnya Tang Sin yang akan melakukan berbagai atraksi spektakular. Kepastian ini terungkap setelah rapat panitia pelaksana yang akan dirangkaikan dengan pelaksanaan Festival Kunci Taong.

Pasca Penetapan Tersangka, Rumah Angelina di Manado Sepi

Manado-Menyusul ditetapkannya Angelina Sondakh (AS) anggota DPR-RI dari Partai Demokrat sebagai tersangka dalam kasus Wisma Atlet, membuat suasana rumah AS di Kelurahan Batukota Manado, sepi. Bahkan dikabarkan ayah AS yakni Prof Lucky Sondakh mantan Rektor Usnrat Manado itu, sejak siang telah berangkat ke Jakarta, Jumat (03/02).

3 Napi Lapas Tuminting Berhasil Kabur

Manado-Ini preseden buruk bagi aparat. Betapa tidak, Sabtu (04/02) dini hari, 3 Narapidana berhasil kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tuminting. Padahal struktur bangunan Hotel Prodeo tersebut berlapis dinding beton setinggi 5 meter dan setiap sudutnya dijaga sipir penjara.

Belakangan diketahui, Ketiga napi ini dihukum karena kasus, pembunuhan, penganiayaan, dan pencurian.

February 4th

Presdir Perusahaan Nikel Terbesar di Perancis Temui Kansil

Manado-Selain mendunia, Sulawesi Utara (Sulut) terus menjadi incaran para investor asing untuk menanamkan modalnya. Bahkan pada Jumat (03/02), Alain Giraud, Presiden Director PT Weda Bay Nickel, perusahaan Nickel terbesar di Prancis menemui Wakil Gubernur (Wagub) DR Djouhari Kansil.

Wawali Manado: Pelaku Kejahatan Sebaiknya Tembak Ditempat

Manado-Menyusul terungkapnya berbagai kasus kriminal, seperti pembunuhan yang disertai pemerkosaan, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya, memaksa Wakil Walikota Manado (Wawali) Harvey “Ai” Mangindaan, angkat bicara.

Kepada wartawan, Jumat (03/02), Bang Ai, sapaan akrab Wawali Manado Kota Manado, mengatakan agar pelaku kejahatan khususnya yang terjadi di Kota Manado, tembak saja di tempat.

February 3rd

Mahfudz Siddiq Jangan Berprasangka Buruk Atas Hubungan Baik Sulut dengan USA

Manado-Pernyataan Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi I DPR-RI yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang meminta pemerintah pusat harus menertibkan Pemprov Sulut terkait pertemuan antara Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) guna membicarakan usulan dukungan pengamanan wilayah perbatasan laut Sulawesi, menjadi polemik.