Archive

November 27th, 2012

Coelacant Jadi Maskot HPN 2013

Manado-Setelah melalui proses kajian bersama tim panitia di Jakarta, akhirnya Logo dan Maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2013 yang akan dilaksanakan di Manado, di launching Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang, Senin (26/11) di hotel Peninsula Manado.

Logo dan Maskot HPN berupa gambar ikan purba Coelancant memeluk peta dunia dan memegang Pulpen itu resmi dipakai dalam helatan para jurnalis 2013 mendatang. Dalam logo tersebut juga tertulis, “Pers Bermutu Bangsa Maju”.

Gubernur Pimpin Hening Cipta untuk Almarhum Ryo

Manado-Momentum launching Logo dan Maskot Hari Pers Nasional (HPN) di hotel Peninsula Manado, Senin (26/11) dimanfaatkan gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) untuk mengheningkan cipta buat almarhum Aryono Linggotu wartawan Harian Metro (Komentar Group) yang tewas dibunuh pada Minggu (25/11).

“Untuk mengenang jasa para pahlawan dan jasa para wartawan, termasuk Almarhum Aryono Linggotu yang meninggal pada hari Minggu pagi, saya mengajak seluruh peserta untuk menundukan kepala mengheningkan cipta,”katanya pada pembukaan acara launching tersebut.

Kapolda Janji Tuntas Kasus Pembunuhan Wartawan

Manado-Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy berjanji akan menuntaskan kasus pembunuhan Aryono Linggotu wartawan Harian Metro (Komentar Group).

Pernyataan itu dikatakannya saat menerima puluhan wartawan perwakilan dari berbagai media yang ada di Sulut, Senin (26/11) di Mapolda Sulut.

“Kami sangat serius dalam menangani kasus ini. Apalagi, saya sudah ditelpon dari Mabes Polri untuk menuntaskan kasus pembunuhan wartawan ini,”tegasnya.

Operasi Miras dan Sajam Harus Lebih Serius

Manado-Puluhan wartawan dari berbagai media di Sulut, mendesak agar Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy, lebih serius lagi melakukan operasi Miras dan Sajam.

“Jajaran Kepolisian harus lebih serius lagi melakukan operasi Miras dan Sajam, supaya program Stop Jo Bagate oleh Kapolda tidak mubasir,”tegas Rizal Layuk, wartawan harian Kompas, yang juga Koordinator lapangan aksi peduli almarhum Aryono Linggotu wartawan Harian Metro (Komentar Group) saat temu muka dengan Kapolda Sulut, Brigjen Pol Dicky Atotoy, Senin (26/11).

Wartawan Gelar Aksi Peduli Ryo di Mapolda Sulut

Manado-Puluhan wartawan dari berbagai media, yang dimotori Rizal Layuk wartawan Harian Kompas, akhirnya menyatroni kantor Mapolda Sulut untuk menggelar aksi peduli terhadap tewasnya Aryono Linggotu wartawan Harian Metro (Komentar Group), Senin (26/11).

Dengan membawa pamlet bertuliskan pengecaman terhadap kasus pembunuhan ini, puluhan wartawan berorasi di teras kantor Mapolda Sulut. Usai menumpahkan berbagai tuntutan dan saran, akhirnya Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy menerima 20-an perwakilan media untuk sharing.

Mahasiswa FISIP Unsrat Gelar Aksi Kepedulian untuk Ryo

Manado-Mahasiswa FISIP Unsrat Manado, Senin (26/11) turun ke jalan menggelar aksi solidaritas dan penggalangan dana atas tewasnya Aryono Linggotu wartawan Harian Metro (Komentar Group).

”Aksi solidaritas dan penggalangan dana atas almarhum Aryono adalah aksi spontas. Apalagi, almarhum selain wartawan, juga adalah senior kami di FISIP,”kata Donly Bilte Wakil Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat.

November 26th

Salah Seorang Pembunuh Ryo Ditangkap

Manado-Kinerja aparat kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan yang menawaskan Aryono Linggotu wartawan Harian Metro (Komentar Group), patut diacungi jempol.

Hanya dalam kurun waktu beberapa jam, akhirnya salah satu dari pelaku pembunuhan di ciduk aparat, Minggu (25/11) malam.

Pelaku berinisial JFK alias Jim (17). Saat ini Poltabes Manado sedang melakukan interogasi. Diketahui, almarhum Aryono biasa disapa Ryo, tewas dengan 14 tusukan benda tajam.

Selamat Jalan Ryo…

Awan mendung kembali menyelimuti insan Pers Indonesia. Menyusul tewasnya Aryono Linggotu (26), wartawan Harian Metro (Komentar Group) pada Minggu (25/11) dinihari.

Kepergian Ryo, begitu almarhum biasa disapa semasa hidup, memang sangat mengejutkan insan pers Sulut. Apalagi, almarhum dikenal baik dan sangat pendiam. “Kami sangat kehilangan seorang teman yang begitu baik,”ujar Michelle Dejonker Wartawan Trans7, menahan tangis saat menjenguk jenasah almarhum di rumah duka usai outopsi di RSU Malalayang Minggu pagi.

Gubernur Seriusi Kasus Penikaman Wartawan

Manado-Menyusul kasus penikaman yang mengakibatkan tewasnya Ryo Lingguto, wartawan Harian Metro (Komentar Group), Minggu (25/11) dinihari, disikapi secara serius oleh Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS).

Melalui staf khusus bidang komunikasi publik, Michael Umbas, Gubernur menyatakan, sangat prihatin atas kejadian kasus ini. “Tadi pagi saya langsung menerima info ini. Ini cukup memilukan karena dilakukan secara brutal kepada seorang jurnalis. Saya menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada korban,”kata gubernur.

Wartawan Harian Metro Jadi Korban Pembunuhan

Manado-Aryono Linggotu (26), wartawan Harian METRO (Grup Komentar), tewas ditikam di jalan Daan Mogot 4 Kelurahan Tikala Baru Lingkungan II Kecamatan Tikala, Manado.

Korban mengalami 14 luka tusukan di sekujur tubuhnya. Korban dikenal sebagai wartawan yang kesehariannya bertugas di liputan Mapolresta Manado (Desk Kriminal).

Diketahui, saat jasad korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah di samping motor Honda GL Max yang dikendarainya, Minggu (25/11) subuh, sekitar pukul 05.00 WITA.