98 Wali Kota Se-Indonesia Hadiri Rakernas Apeksi di Semarang, Sepakat Kolaborasi Dalam Pembangunan

98 Wali Kota Se-Indonesia Hadiri Rakernas Apeksi di Semarang, Sepakat Kolaborasi Dalam Pembangunan98 Wali Kota Se-Indonesia Hadiri Rakernas Apeksi di Semarang, Sepakat Kolaborasi Dalam Pembangunan

Manado-Sebanyak 98 Wali Kota seluruh Indonesia mengikuti pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia (Apeksi) XIV di Hotel PO Semarang, Rabu (03/07/2019).

Dalam rakernas tersebut, para peserta mengikuti diskusi panel yang mengangkat beberapa topik antara lain strategi dana transfer daerah untuk mendukung profesionalitas dan kemandirian keuangan daerah.

Kemudian dana kelurahan untuk penguatan pemerintah daerah, dan solusi penyelesaian tenaga K-2 untuk mendukung profesionalitas di daerah.
Rapat kerja nasional  APEKSI XIV
Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya mengulas topik-topik tersebut dengan menghadirkan beberapa narasumber dari kementerian terkait agar masing-masing daerah dapat membuat proses pembangunan dan penataan di wilayah kota secara mandiri.

"Setelah itu, besok kami akan membahas isu-isu di daerah masing-masing, kemudian dirumuskan bersama-sama dan kami selaku Dewan Pengurus Apeksi menyampaikan ke kementerian terkait," tutur Airin.

Airin juga menegaskan, seluruh pemerintah kota akan berkolaborasi satu sama lain dalam pembangunan kota sehingga tidak ada kota yang tertinggal ataupun yang kota maju secara sendiri.
Kami sudah sepakat bersama-sama berkolaborasi untuk maju bersama-sama
"Kami sudah sepakat bersama-sama berkolaborasi untuk maju bersama-sama," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menuturkan, pihaknya mengapresiasi kekompakan asosiasi pemerintah kota. Dia berharap pemerintah kota mempunyai inovasi-inovasi dan tetap dapat mempertahankan identitas jati diri setiap kota. Pelayanan publik juga harus terus ditingkatkan.
Pemkot harus mampu menjadi contoh tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang esien
Pemerintah kota harus dapat memanfaatkan infrastruktur yang saat ini telah berkembang. Sehingga otonomi daerah akan tumbuh dan berkembang dengan baik.

"Pemkot harus mampu menjadi contoh tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang esien," tuturnya.

Dia juga mengingatkan, pemerintah kota juga harus siap menghadapi berbagai tantangan masa depan, diantaranya urbanisasi yang tinggi, pembukaan lapangan kerja, penyediaan perumahan, kebutuhan pokok, dan permasalahan transportasi yang semakin kompleks.
Peserta Rakernas Apeksi di Semarang
Sehingga kerjasama antar daerah sangat diperlukan agar dapat mengatasi permasalahan-permasalagan tersebut. Usai Rakernas ini, dia berharap Dewan Apeksi bisa segera menyampaikan kepada pemerintah pusat terkait rekomendasi-rekomendasi yang dibahas bersama Dalam Rakernas tersebut, Walikota Manado, diwakili Asiten I Setda Kota Manado, Drs Heri Saptono, didampingi Staf Ahli Walikota Hanny Waworuntu bersama Kabag Pem-Humas Setda Kota Manado. (tim/sulutonline)