Relokasi Pasar Restorasi Kayu Bulan Malalayang Adalah Kebutuhan

Relokasi Pasar Restorasi Kayu Bulan Malalayang Adalah KebutuhanRelokasi Pasar Restorasi Kayu Bulan Malalayang Adalah Kebutuhan

Manado-Relokasi pasar yang diusahakan Pemerintah Kota (Pemkot Manado), yang belum lama ini diresmikan pengoperasiannya oleh Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, merupakan kebutuhan untuk meningkatkan ekonomi rakyat.

Relokasi Pasar Bahu ke Pasar Restorasi Kayu Bulan Malalayang, dinilai mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan utama mereka. Pemindahan ini juga diyakini mampu menarik kembali masyarakat modern yang enggan berbelanja di pasar tradisional karena terkesan kumuh.

Walikota menegaskan, saat ini masyarakat cenderung memilih tempat berbelanja yang nyaman. Karena itulah, Relokasi Pasar Bahu ke Pasar Restorasi Kayu Bulan Malalayang adalah menjawab kebutuhan fasilitas pasar luas, nyaman dan bersih.
 Walikota menegaskan, saat ini masyarakat cenderung memilih tempat berbelanja yang nyaman
Saat ini lokasi Pasar Bahu sudah sangat sempit dan terbatas, para penjual dalam menjual dagangannya sudah menggunakan trotoar, jalan dan jembatan.

“Tentunya tidak serta merta, butuh proses dan sosialisasi, namun semua fasilitas pendukung akan disiapkan termasuk lalulintas dengan kehadiran trayek baru, guna melayani kebutuhan transportasi lokal diwilayah tersebut,” ujar Walikota.

Ditambahkan Walikota, Pasar Restorasi Kayu Bulan Malalayang akan dilengkapi dengan fasilitas publik lainya, seperti ruang ibadah bagi umat Kristen dan Muslim, Ruang Belajar bagi pendidikan anak pedagang, dan juga klinik kesehatan untuk pedagang dan pembeli, termasuk ada ruang khusus bagi lansia ketika menunggu keluarganya disaat berbelanja.

Termasuk untuk penjual lama di Pasar Bahu, akan diprioritaskan untuk menempati lokasi pasar, dan bagi pedagang yang baru akan diberikan lahan yang ada di pasar tersebut.
Warga Kota Manado saat mendengarkan presentasi Walikota GSVL soal pasar Kayu Bulan
“Harapan saya kedepan, dengan kehadiran Pasar Tradisional Restorasi Kayu Bulan Malalayang, akan menjawab kebutuhan masyarakat untuk tetap menjaga transaksi jual beli supaya eksis dan ekonomi masyarakat akan meningkat, dengan pasar tradisional yang luas dan kapasitas lebih tinggi” ucap Walikota.

Sembari menegaskan hal yang sama untuk Pasar Tuminting dengan kondisi sekarang sudah sempit dan padat sehingga dalam program akan dipindahkan ke Pasar Buha, yang pembangunannya akan dilakukan dalam waktu dekat.

Semua ini dilakukan Pemkot guna kepentingan yang lebih besar kedepan yakni bagaimana pemanfaatkan ruang, menata kota yang semakin padat dan ramai serta mengurai kemacetan di Kota Manado.(tim/sulutonline)