Sulut Tuan Rumah Pelangi Nusantara, Gubernur Olly: Terimakasih KASAU

Gubernur Olly saat diwawancarai usai acara pembukaan Pelangi NusantaraGubernur Olly saat diwawancarai usai acara pembukaan Pelangi Nusantara

Manado-Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, mengucapkan terima kasih kepada KASAU, karena memilih Sulawesi Utara sebaga tempat kegiatan Pelangi Nusantara.

“Terima kasih kepada KASAU, karena telah memilih Sulawesi Utara sebagai tempat kegiatan Pelangi Nusantara, sekaligus juga pelaksanaan Pra Pon 2020 untuk terjun payung,” kata Gubernur Olly pada acara pembukaan yang digelar di Kawasan Pohon Kasih Megamas, Rabu (18/9/2019) sore.

Kegiatan yang dihelat hingga 27 September 2019 juga dirangkaikan dengan Dirgantara Expo, seminar nasional, flypast pesawat TNI Angkatan Udara, kejuaraan terjun payung, aeromodelling, drone, paramotor serta banyak kegiatan lainnya.

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat kehormatan sebagai tuan rumah. Dikatakan Gubernur Olly, kehadiran kontingen kejuaraan terjun payung yang datang dari berbagai daerah, diharapkan dapat meninggalkan kesan yang baik.
Gubernur Olly bersama petinggi TNI AU saat pembukaan Pelangi Nusantara
“Seluruh atlet yang datang di Provinsi Sulawesi Utara, semoga keindahan alam yang saudara lihat dapat diceritakan kepada teman-teman atau pun rekan-rekan sekampung. Sehingga banyak yang mau datang ke Sulawesi Utara,” sebut Olly sambil menambahkan Sulawesi Utara merupakan salah satu provinsi kepulauan di Indonesia yang terletak di ujung utara Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat strategis.

Sementara itu, Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Nazirsyah menjelaskan
Pelangi Nusantara dan kejuaraan terjun payung TNI Angkatan Udara merupakan wujud konkret untuk semakin mendekatkan diri sekaligus mempererat hubungan dengan rakyat.

“Selaku Kepala Staf AU, saya memberikan apresiasi dan menyambut baik acara Pelangi Nusantara yang tahun ini diselenggarakan di Kota Manado. Semoga Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan sekaligus hiburan menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada TNI Angkatan Udara,” tukasnya.

Kegiatan Pelangi Nusantara, lanjutnya diselenggarakan
di lokasi yang berbeda setiap tahunnya. Hal ini merupakan amanah TNI Angkatan Udara dalam membina potensi kedirgantaraan masyarakat terutama generasi emas Indonesia, yang akan menjadi motor Republik ini pada peringatan kemerdekaan yang ke 100.

“Kejuaraan terjun payung yang dilaksanakan bersamaan dengan pelangi nusantara ini merupakan kejuaraan nasional dalam rangka Pra Pon tahun 2020 di Papua yang diharapkan muncul prestasi yang membanggakan dari para penerjun handal yang mengikuti pertandingan,” tukasnya.
Salah seorang penerjun payung dengan bendera Provinsi Sulawesi Utara
Diketahui, kejuaraan terjun payung ini diikuti oleh kontingen dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, Bangka Belitung, Aceh, Papua Barat, Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Riau, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Dengan digelarnya kejuaraan terjun payung di berbagai daerah, selaku ketua umum PB FASI, saya yakin para atlet terjun payung Indonesia akan meraih banyak prestasi atasi di tingkat dunia,” ujarnya.

“Saya berpesan kepada para peterjun berkompetisi dengan maksimal serta semangat dan sportivitas tinggi. Selain itu para atlet juga harus memperhatikan faktor keselamatan dalam pertandingan sehingga Kegiatan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini masyarakat Indonesia akan mendapatkan pengalaman dan kesempatan untuk dapat melihat lebih dekat kegiatan kedirgantaraan. Sekaligus menambah pengetahuan dan wawasan yang berkaitan dengan TNI Angkatan Udara

“Pelangi nusantara dapat menumbuhkan sense of pride dan sense of belonging terhadap TNI angkatan udara sebagai bagian integral dari masyarakat Indonesia sehingga dapat meningkatkan minat generasi emas Indonesia untuk bergabung bersama TNI angkatan udara dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” kuncinya.

Turut hadir, para petinggi TNI Angkatan Udara, Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut dan Bupati Minahasa Ir Roy Roring, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, serta pejabat kabupaten kota dan Forkompimda.(tim/sulutonline)