Dihadiri Staf Khusus Jokowi, KJB Santuni Anak Yatim dan Duafa

Staf Khusus Jokowi, Tatang Badrun Amam didampingi Agung Sulistyo saat memberikan keterangan persStaf Khusus Jokowi, Tatang Badrun Amam didampingi Agung Sulistyo saat memberikan keterangan pers

Manado-Raut wajah 283 anak yatim yang terdiri dari 11 Panti Asuhan berseri manakala sumbangan secara simbolik diberikan Staf Khusus Jokowi Tatang Badrun Amam bersama Agung Sulistyo dalam acara silaturahmi bersama Komunitas Jumat Berbagi (KJB) di salah satu hotel berbintang di Manado, Senin (14/10/2019) malam.

“Jangan menunggu kaya dulu baru berbagi, sebab dengan berbagi justru rejeki kita akan melimpah,”terang Tatang.

Dikatakan Tatang, Era sekarang, berbagi itu sesuatu yang penting. Google dan Facebook bisa besar karena berbagi informasi.
KJB saat menyantuni anak yatim dan duafa
Menurutnya, gerakan ini kata sudah bertahan selama 3 tahun. Gerakan awalnya berbagi nasi bungkus, lokasinya di Jakarta. Ada di sekitaran satu kantor BUM dan Istana Negara. Biasanya berlangsung malam hari.

Tatang berkisah, seringkali di datangi kenalannya yang ditimpa masalah, ia kemudian inisiatif membawa mereka yang mengeluh untuk didoakan para penerima nasi bungkus."Hasilnya Tuhan membuka jalan, masalah selesai, " ungkap dia.

Tatang punya cita-cita besar, gerakan ini akan lebih besar lagi,"Kebaikan tidak pernah salah alamat, Tuhan akan kasih jalan akan jadi pintu membesarkan gerakan Jumat Berbagi semakin membesarkan keberkahan kita semua," ungkap dia.
 Foto bersama anak yatim dari panti asuhan Islam
"Hadirnya pak Agung Sulistyo akan menjadi tonggak dalam membuka pintu rejeki bagi kaum duafa"terang Tatang.

Agung Sulistio, Inisator Gerakan Jumat Berbagi menyampaikan, gerakan ini sebagai bentuk kepedulian bagi sesama yang dirasa kurang beruntung.

“Terima kasih para donator, tanpa kalian acara ini tidak terlaksana. Acara ini adalah bentuk kepedulian kami bagi kaum duafa dan anak yatim"ujar Agung.
Foto bersama anak yatim dari panti asuhan Kristen
Kegiatan yang baru dimulai pekan lalu ini yakni membagi-bagikan makanan kepada orang -orang di jalan
"Penyaluran makanan dan minuman kepada teman pekerja buruh angkut, tukang sampah, pemulung cleaning service dan driver, dan yang perlu di bantu," kata dia.

Kegiatan ini sudah berlangsung di Tarnate, Palu, Manado, dan Gorontalo"Sudah 4 provinsi, mimpi kami akan tingkatkan lagi. Kami upayakan lebih banyak lagi," kata Agung.

Randy Meray, Perwakilan Donatur mengharapkan, biarlah Gerakan Jumat berbagi ini bisa jadi contoh bagi semua,"Rekan - rekan boleh melakukan sesuatu, boleh jadi teladan bagi sesama kita yang menganggap diri bersahabat sehingga keadilan bisa diwujudnyatakan," ungkapnya.

Adapun, dana yang terkumpul mencapai 45 juta dibagikan ke anak yatim piatu.

Acara diakhiri santap malam bersama setelah pemberian sumbangan secara simbolis dan foto bersama (tim/sulutonline)