Menko Kesra dan Gubernur Wakili Pemerintah Indonesia Antar Bantuan Bencana ke Filipina

Rombongan Menkokes dan Gubernur saat bertolak ke Philipina dari Bandara SamratulangiRombongan Menkokes dan Gubernur saat bertolak ke Philipina dari Bandara Samratulangi

Ketokohan Dr Sinyo Harry Sarundajang kembali diapresiasi oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Gubernur Sulawesi Utara ditunjuk oleh Pemerintah RI untuk mendampingi Menko Kesra RI Dr HR Agung Laksono mewakili Pemerintah Republik Indonesia mengantarkan langsung bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Bopha Thypoon di Wilayah Palawan dan Mindanao Philipina.

Peristiwa bencana tersebut terjadi pada tanggal 4 Desember 2012 dan telah mengakibatkan kurang lebih 600-an orang meninggal 3000-an orang luka-luka dan 500-an orang masih belum ditemukan disamping kerusakan 30.000-an rumah tempat tinggal dan sarana dan prasarana umum setelah diterjang angin topan yang berkecepatan sampai dengan 160 kph (Kilometer/jam).

Rombongan Menko Kesra RI diantaranya Mantan Danlantamal VIII Willem Rampangiley yang saat ini menjabat Deputi I Kemenko Kesra, Direktur Tanggap Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Tri Budianto serta beberapa pejabat teras Kemenko Kesra dan BNPB telah tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado sejak tadi malam (28 Desember 2012) dan dijemput langsung oleh Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil, M.Pd.

Pagi ini Rombongan Pemerintah Republik Indonesia yang di dalamnya terdapat Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara Ir Hoyke Makarawung, M.Si berangkat dari Bandara Sam Ratulangi Manado dengan menumpang Pesawat Khusus langsung menuju daerah bencana di Philipina.

Setibanya di Lokasi bencana Menko Kesra dan Gubernur Sulut akan menyerahkan secara simbolis bantuan beras yang keseluruhannya akan berjumlah 2000 ton yang akan diangkut bersama beberapa jenis bantuan lainnya seperti bantuan Non Food berupa 2500 pasang selimut, 2500 unit terpal, makanan tambahan dan obat-obatan yang akan diangkut dengan kapal dan diperkirakan tiba di lokasi bencana melalui Davao pada tanggal 31 Desember 2012.

Pendistribusian selanjutnya dari bantuan-bantuan ini akan diakukan oleh KBRI/Konjen RI setempat. Beras yang diserahkan diambil dari Gudang Dolog Manado yang saat ini memiliki stok yang cukup untuk persediaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru dan bahkan sedang mempersiapkan untuk memenuhi kuota cadangan beras yang harus disiapkan Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 70.000 ton untuk Program Cadangan Beras Nasional 1 juta ton sampai tahun 2015.

Kepercayaan Pemerintah Pusat untuk bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Perum Bulog Divre Sulut menyiapkan bantuan beras untuk Korban Bencana di Philipina semakin memantapkan eksistensi Sulut sebagai salah satu daerah penunjang Program Cadangan Beras Nasional 1 juta ton sampai tahun 2015.

Rombongan Menko Kesra dan Gubernur Sulawesi Utara yang berangkat dari Bandara Sam Ratulangi kurang lebih jam 7.30 pagi ini dilepas oleh Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil, M.Pd. Rencananya Rombongan Menko Kesra dan Gubernur Sulut akan kembali ke Manado Sore ini (29 Desember 2012). (Tim/sulutonline).

What's up, after reading this

What's up, after reading this awesome post i am also happy to share my familiarity here with colleagues.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.