Direktur IPDN Bantah Jika Kematian Praja Karena Kekerasan

Jenazah Alm Yonoli Untajana akan diberangkatan ke Tual pada Minggu 27 Januari 2013Jenazah Alm Yonoli Untajana akan diberangkatan ke Tual pada Minggu 27 Januari 2013

Tondano-Direktur IPDN Tampusu Tondano, Dra Roosje Kalangi, membantah keras jika kematian siswa Praja IPDN Yonoli Untajana (22), pada Jumat (25/01) karena tindak kekerasan.

“Tidak ada kekerasan terhadap korban karena almarhum adalah siswa senior di IPDN. Saya bertanggung jawab bila ada unsur kesengajaan dari pihak IPDN,”tandasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (26/01).

Kendati demikian, Kalangi menambahkan dirinya menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak kepolisian untuk diselidiki lebih lanjut.

Senada dengan itu, Kapolsek Remboken, AKP Djemi Laluyan mengatakan, tidak ada unsur kekerasan atas kematian Yonoli Untajana.

"Hasil otopsi dari RSUP dr Kandou Malalayang, tidak ada unsur kekerasan dari kematian Yonoli. Memang ada bekas operasi tapi itu sebelum ia masuk IPDN," jelasnya.

Diketahui, Yonoli Untajana (22), praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) meninggal dunia usai mengikuti kegiatan pra-resimen mahasiswa (Menwa) yang dilaksanakan di sekitar kompleks kampus IPDN di Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Minahasa Jumat (25/01), sore.

Kegiatan pra-Menwa tersebut diikuti puluhan praja IPDN. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk lintas alam melewati berbagai rintangan. Yonoli tidak bisa melewati sebuah kubangan berisi air dan lumpur. Praja ini dilaporkan seperti kehabisan tenaga untuk memanjat keluar dari dalam kolam.

Beberapa praja mengeluarkan Yonoli. Kondisi praja ini nampak seperti kesulitan bernafas dan langsung dibawah ke Rumah Sakit Gunung Maria, Tomohon.
Direktur IPDN Dra Roosje Kalangi
Ketua RKBM Sulut, Prof Dr Joppy J Terry MPd, kepada wartawan menjelaskan, bahwa kematian Yonoli adalah murni kecelakaan. “Kami sudah melakukan pertemuan dengan Direktur IPDN, Rosye Kalangi dan menjelaskan rentetan kejadian yang berujung meninggalnya Yonoli Untayana, praja IPDN tingkat tiga. Jadi, tidak benar ada isu saudara kami ini disiksa atau dianiaya sampai meninggal. Kami menerima penjelasan itu karena disertai saksi," ujarnya.

Pun menurut Ketua RKBM di Bitung, Kompol John Unawekla yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan, pihaknya berterimakasih pada institusi IPDN yang telah memberikan perhatian pada korban.

“Pihak IPDN telah menyatakan akan menanggung semua kebutuhan pemulangan jenazah ke Kota Tual sampai acara pemakaman,”terangnya.

“Jenazah alm Yonoli sendiri, saat ini disemayamkan di kampus IPDN Tampusu dan akan di berangkatkan pada Minggu (27/01) menuju Tual Maluku Tenggara, dengan upacara pelepasan,”tambah Direktur IPDN Dra Roosje Kalangi . (Tim/sulutonline).

Hey there would you mind

Hey there would you mind sharing which blog platform you're using?
I'm planning to start my own blog soon but I'm having
a tough time deciding between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.
The reason I ask is because your design seems different then most blogs and I'm looking for something completely unique.
P.S Sorry for being off-topic but I had to ask!

Here is my web site: losing weight ([url=http://indyjdodge.com/2011/08/12/whilst-need-to-u-potty-teach-a-boy/]Gretchen[/url])

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.