Hilangkan Stigma Negatif Bagi Pengidap HIV AIDS

Manado-Hambatan yang paling mendasar dalam penanggulangan HIV-Aids adalah stigma negative dan perlakuan diskriminatif terhadap pengidap maupun komunitas yang beresiko tinggi terhadap penularan HIV AIDS.

Demikian inti dari kegiatan yang dilaksanakan Departemen Kominfo bertajuk, ‘Advokasi Media Masa dan kelompok strategis (Populasi kunci) terhadap penanggulangan HIV-AIDS dan bahaya penyalahgunaan narkotika, Kamis (25/03/) di hotel Ritzy Manado.

Kegiatan yang didalamnya berisi workshop dan diskusi ini bertujuan mencari bentuk penanggulangan HIV-AIDS dan penyalahgunaan narkoba, tanpa membuat stigma negative dan perlakukan diskriminasi terhadap penderita maupun kepada kalangan beresiko yang disebut populasi kunci (komunitas Gay, Waria Lesbian, komunitas ODHA, komunitas korban narkotika, komunitas ladies dan PSK).

DR Suprawoto dari Kementrian Negara Komunikasi dan Informasi, mengatakan pers berperan penting dalam membentuk stigma maupun opini publik di masyarakat. “Kepedulian pers dalam menanggulangi HIV-AIDS dan penyalahgunaan narkoba harus terus ditumbuhkan, tentunya dengan mereduksi segala tulisan yang berisi stigma negative dan diskriminatif terhadap pengidap maupun komunitas yang disebut populasi kunci ini,”katanya.

Selain Suprawoto, hadir juga sebagai nara sumber, yakni Dr Jimmy Lampus dari Dinkes sulut, Jones Oroh dari KPAP Sulut, Jenifer Mawicere dari PKBI dan Hendra Soenardji mewakili kalangan pers. Dalam kegiatan yang dibuka kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sulut, John Latumeten mewakili gubernur, menemui titik kesepahaman antara pers dan populasi kunci, yakni bergandengan tangan menanggulangi HIV-AIDS dan penyalahgunaan narkoba dengan menghilangkan stigma negative dan tindakan diskriminatif. (BR/sulutonline)

Are you looking for more

Are you looking for more information regarding investing.

This might be an indirect result, but nevertheless worth looking into.
It is quite disheartening each time I see a very enthusiastic newbie
online investor fall, burn or cash inside some of these online investment pit holes just
because they do not first take the pain to critically research investment programs before they start
whipping out their credit cards to invest in them.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.