Inilah Surat Pernyataan Sikap dan Dukungan IJTI Sulut atas Insiden di TVRI Gorontalo

(No : 08/duk/ Eks / ijti-sulut/03-2013 Manado)
Selasa 26 Maret 2013
Perihal : Dukungan Moral
Kepada yang Terhormat,
Kepala Stasiun TVRI Gorontalo
Di,
Tempat

Salam hormat,
Sehubungan dengan aksi brutal dengan pendudukan kantor TVRI Gorontalo (25/3) hingga terjadi sejumlah penganiayaan dan intimidasi terhadap perangkat Jurnalis TVRI dan sejumlah 4 rekan sejawat Jurnalis TV Nasional yang dilakukan oleh sekelompok orang pendukung incumbent Walikota Gorontalo Adnan Dhambea, serta tindakan main hakim sendiri terhadap Kepala TVRI Gorontalo Irwasnyah yang dianiaya oleh Ketua DPRD Kota Gorontalo Nikson Ahmad.

Maka dengan ini, kami Pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Utara, menyatakan sikap kami “mengecam dan mengutuk aksi kekerasan pers terhadap para jurnalis yang kembali terjadi”. Menurut kami para pelaku tindakan brutal tersebut segera ditangkap dan diproses sesuai hukum.

Selain itu kasus pendudukan kantor TVRI Gorontalo oleh sekelompok orang pendukung Adnan Dhambea, telah melanggar Undang-undang Pers No. 40/1999 Pasal 4 ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan informasi. Dan Sanksinya : Pasal 18 (1): Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Maka dengan hal tersebut, kami memberikan dukungan moral dan rasa solidaritas terhadap rekan Pers TVRI Gorontalo dalam memberikan sikap tegas untuk menuntaskan kasus tersebut, serta kami mendesak pihak Kapolda Gorontalo segera menangkap dalang dan para pelaku dan memprosesnya.

Karena sepengetahuan kami ; 1.TVRI menyiarkan berita soal keputusan PT TUN yang menyatakan pasangan Adhan Ambea-Indrawanto Hasan tidak lolos sebagai calon walikota karena kasus pemalsuan ijazah. 2. TVRI mengutip pernyataan Ketua Panwaslu Gorontalo yang menyatakan keputusan PT TUN tersebut. 3. TVRI menyiarkan berita berdasarkan sumber resmi (PT TUN dan Panwaslu) sebagai lembaga penyelenggara negara. 4. TVRI sudah memenuhi kaidah jurnalistik dengan memuat sumber-sumber resmi. Pengamatan sementara, tidak ada yang salah dalam pemberitaan TVRI Gorontalo. 5. Bila ada keberatan, pihak-pihak tersebut bisa menggunakan hak jawab, bukan menggunakan cara-cara kekerasan.

Demikian surat ini kami buat, kiranya kejadian yang terjadi menjadi catatan buruk bagi Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum Indonesia akan tanggung jawab guna melindungi dan memberikan kondisi aman dan nyaman bagi para Jurnalis di tanah air. Dengannya kami ucapkan terimakasih. Salam Jurnalis, Salam Perjuangan

Mengetahui
Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia
(IJTI) Sulawesi Utara. Ketua Amanda Komaling, Sekertaris Mochammad Irzal.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.