Komisi II DPR RI Tinjau Kesiapan Provinsi Bolmong Raya

Manado-Tim Komisi II DPR-RI, yang berangotakan 16 orang, dipimpin Wakil Ketua Komisi Drs Abdul Hakam Naya MSi, Senin (15/04) siang, akan tiba di Manado sekitar pukul 15.00 wita dengan menumpang pesawat garuda dari Jakarta.

Kunjungan kerja ke daerah ini, dalam rangka reses masa persidangan 3 tahun sidang 2012-2013. “Tim komisi II yang membidangi Pemdagri dan Otda, Pemilu, Kepegawaian, Reformasi Birokrasi dan Pertanahan ini akan berada di daerah selama 3 hari dari tanggal 15 sampai dengan 17 April 2013, jelas Karo Pemerintahan dan humas DR. Noudy RP Tendean SIP.MSi, Minggu (14/04).

Sesuai jadwal yang kami terima, agenda yang akan dilakukan Tim Komisi II di hari pertama yaitu pukul 15.30 wita pertemuan dengan Pimpinan Kantor Ombudsman serta pertemuan dengan Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sulut. Sedangkan pada malam harinya pukul 19.00 wita rombongan akan di jamu makan malam oleh Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang bersama pemerintah provinsi Sulut di kediaman gubernuran bumi beringin Manado, yang didahului pemaparan Gubernur Sarundajang menyangkut penyelenggaraan otonomi daerah (otda), pelayanan publik, serta tak kalah pentinggnya yaitu pemaparan Gubernur, terkait dengan usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOP) di Sulut.

Tendean mengatakan, di hari kedua, Selasa (16/04) pagi Tim Komisi II akan menuju Kota Kotamobagu akan melakukan pertemuan dengan pemerintah dan masyarakat Bolmong Raya untuk mengevaluasi Otda, rencana pembentukan Provinsi BMR, dan Kabupaten Bolteng, pelayanan publik, PNPM dan kesiapan.

Sedangkan di hari ketiga, Rabu (17/04) Tim akan mengadakan pertemuan dengan KPU dan Bawaslu, Kanwil BPN dan Kantor regional XI BKN Manado.

Karena itu Tendean berpesan agar masyarakat Bolmong Raya dapat memanfaatkan kunjungan kerja Komisi II DPR-RI ini selama berada di bumi Totabuan. “Manfaatkan dengan sebaik-baiknya momentum penting ini guna lebih meyakinkan mereka, sehingga apa yang menjadi harapan dan cita-cita kita bersama yaktu terbentuknya Provinsi BMR secepatnya bisa terwujud, apalagi usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari Komisi II,”pungkasnya.

Seperti kita ketahui, Pemprov Sulut melalui Gubernur Sinyo Sarundajang telah mengajukan ke DPR-RI tentang pengajuan pemekaran Provinsi BMR, Kabupaten Bolteng, Kabupaten Minteng, Kota langowan, Kota tahuna, Kabupaten Nusa Tabukan serta Provinsi Nusa Utara.

Dimana pengajuan pemekaran itu telah mendapat persetujuan dari Komisi II DPR-RI, saat melakukan pertemuan dengan 22 Provinsi yang mengajukan pemekaran di Senayan Jakarta waktu lalu. (Tim/sulutonline).

Wonderful article! We are

Wonderful article! We are linking to this particularly great content on our site.

Keep up the great writing.

Feel free to visit my blog post extract side effects, [url=http://www.howtomakepizzarecipes.com/mutton-in-green-masala-mangalore-style-curry/]Tobias[/url],

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options