Pemprov Sulut Masuk 10 Besar LPSE se Indonesia

Kepala Biro Pembangunan  Farly Kotambunan SEKepala Biro Pembangunan Farly Kotambunan SE

Manado-Kinerja jajaran Pemprov Sulut, membuahkan hasil manis, menyusul Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang dikelola Biro Pembangunan Setdaprov Sulut, masuk 10 besar LPSE se Indonesia.

“Iya, hal ini sangat menggembirakan dan membanggakan sebab, Sulut masuk dalam 20 daerah yang terpilih pada Rakornas LPSE dan ULP se Indonesia,”terang Farly Kotambunan Karo Pembangunan saat mendampingi Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil, saat dihubungi melalui HP dari Jakarta, Selasa (19/11) sore.

Dikatakannya, terpilihnya pemprov Sulut masuk 20 besar dari 593 LPSE se Indonesia tak lepas dari hasil penilaian lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP) RI baru lalu.

Dikatakannya, penilaian LKPP RI tersebut merupakan bentuk pengharggaan bagi daerah ini, karena di akuinya selama ini pemprov Sulut melalui Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang, Wagub Dr Djouhari Kansil dan Sekprov Ir Siswa R Mokodongan yang tak henti-hentinya mendorong SKPD pemprov untuk mampu mengelola keuangan daerah sesuai aturan yang ada, terutama menyangkut pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai Perpres 54 tahun 2010.

“Belum lagi pengawasan secara rutin melalui kegiatan EPPA yang digelar setiap dua minggu sekali oleh Wagub Djouhari Kansil,” ujarnya.

Pada ada awal tahun ini juga, ungkapnya, Gubernur Sarundajang telah diundang oleh LKPP RI untuk menyampaikan kiat-kiat pemprov Sulut dalam penerapan evaluasi pengawasan dan penyerapan anggaran (EPPA) bersama gubernur Jawa Tengah di Jakarta.(Tim/sulutonline).

Appreciate the

Appreciate the recommendation. Will try it out.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options