Kotambunan Sebutkan 3 Solusi Penyerapan Anggaran

Kepala Biro Pembangunan  Farly Kotambunan SEKepala Biro Pembangunan Farly Kotambunan SE

Manado-Menyusul serapan dana APBD dan Dekonsentrasi yang belum optimal pada beberapa tahun terakhir ini, memaksa Kepala Biro Pembangunan Farly Kotambunan SE, harus memeras otak untuk mencari solusi agar tumpang tindih anggaran tidak terulang kembali.

Kotambunan kemudian menyebutkan Tiga solusi, untuk memperbaiki kuantitas dan kualitas penyerapan belanja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sulut di tahun 2014 mendatang.

Pertama kata dia, harus menyusun perencanaan anggaran tahun 2014 yang lebih baik dengan melibatkan peran aparat pengawasan internal (Inspektorat), sebagai guality assurance. Kedua, melakukan pengadaan barang dan jasa tahun 2014 lebih awal, dan bagi SKPD pemprov batas akhir pemasukan sampai 20 Desember 2013 ini. Ketiga, mempercepat penetapan pejabat pengelola keuangan di setiap SKPD.

“Karena itu, diharapkan penyerapan anggaran di tahun 2014 mendatang perlu lebih di optimalkan dari sisi perencanaan,”ingatnya.

Sementara itu, menurut Kotambunan, khusus realisasi belanja pemerintah pusat tahun 2013 di Provinsi Sulut sampai dengan 12 Desember 2013 sebesar Rp 6.176 milyar atau 78,64 persen dari Pagu sebesar Rp 7.852 milyar (DIPA awal hanya Rp 6.950 milyar).

Dari nilai tersebut, realisasi untuk belanja barang sebesar Rp1.559 milyar atau 76 persen dari Pagu dan belanja modal sebesar Rp 2.409 milyar atau 71 persen dari Pagu, serta belanja bantuan sosial sebesar Rp 503 milyar atau 84 persen dari Pagu.(Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options