Komisi VIII DPR RI Bawa Bantuan Tanggap Darurat Pusat ke Sulut

Suseno menyerahkan bantuan Rp 10.280 M kepada Wagub SulutSuseno menyerahkan bantuan Rp 10.280 M kepada Wagub Sulut

Manado-Korban bencana banjir dan tanah longsor di Sulut pada Rabu lalu, terus mendapat bantuan. Kali ini, bantuan tanggap darurat dari pemerintah pusat senilai Rp10.280 miliar, telah diterima Wakil Gubernur (Wagub) DR Djouhari Kansil, yang dibawa Komisi VIII DPR RI, Jumat (24/01/2014).

Kedatangan Komisi VIII DPR-RI di Sulut itu, untuk mengetahui secara pasti keadaan bencana yang telah menelan korban 19 tewas. Mereka masing-masing, Ketua Tim Ir Abdul Azis Suseno MT, Direktur Tanggap Darurat BNPB Junjungan Tambunan, Direktur PSKBA Margowiyono serta perwakilan dari Badan Sar Nasional (Basnas).

Bantuan yang telah diserahkan Suseno dari BNPB, Kemensos dan dari Basnas kepada Wagub Djouhari Kansil di ruang VVIP Bandara Samratulangi, terdiri paket bantuan Kemensos berupa lauk pauk 500 paket, seragam SD 100 potong, family kit 100 paket, kidsware 100 paket, foodware 100 paket, matras 50 paket, dapur keluarga 100 paket dan beras 1 ton, serta Sajadah 5 koli, sarung 6 koli, sarung dan Sajadah 1 koli dan 10 buah tong air.

Dalam kesempatan itu,Wagub telah memaparkan kejadian bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Manado dan sekitarnya pada Rabu (15/01/2014) lalu. Selain mengakibatkan 19 orang meninggal dunia, warga terdampak 107.000 jiwa, warga yang mengungsi 15.000 jiwa.

Sementara upaya penanganan darurat Kansil menyebutkan, selain telah melaporkan kepada pemerintah pusat, Pemprov dan Pemkot Manadobersama TNI/Polri, Perbankan, BUMN, Swasta dan berbagai elemen masyarakat lainnya telah melakukan rapat koordinasi, pencarian dan penyelamatan korban, pendataan korban dan kerusakan, menyatakan status tanggap darurat selama 14 hari sejak tanggal kejadian, peninajuan lapangan, pendistribusian bantuan yang hingga kini sudah 95 persen tersalur.

“Saat ini kami sedang melakukan kerja bhakti selama seminggu untuk membersihkan sekolah, tempat ibadah infarstruktur jalan dan rumah penduduk selama satu minggu ini,”terang Wagub, sembari menambahkan total kerugian yang dialami mencapai Rp 1.871 Triliun.

Turut Hadir Wawali Manado Harley Mangindaan, Sekot Harvey Sendouw, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edwin Silangen SE MS, Kadis Sosial AG Kawatu SE MSi, Kadis Kesehatan dr. Grace Punuh, Kepala BPBD Ir. Noldy Liow, Karo Pemerintahan dan Humas Dr. Noudy RP Tendean dan Karo Umum Dra. Femmy Sulah MSi. (Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.