LSM LAKI Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Korupsi di RS Kandou

Manado— LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Sulut mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) agar dapat menuntaskan berbagai dugaan penyimpangan di tubuh RS Prof RD Kandou, Manado.

Menurut ketua LAKI Sulut, Tommy Sumelung SH, selain 8 poin dugaan penyimpangan yang dilaporkan, LAKI mendapat informasi bahwa Kejati juga sementara mengusut dugaan penyimpangan dana pajak dan rehab Irina E di RS Kandou.

“Kami minta Kejati segera menuntaskan penyelidikan berbagai dugaan korupsi di RS Kandou agar dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan,” tegas Sumelung.

Sumelung meminta juga kepada Kejati agar membeberkan ke publik soal dugaan lain yang sementara dilidik ini. “Kejati harus transparan, kami tahu ada penyelidikan semisal penggunaan dana pajak di BLU RS Kandou,” tandasnya. Diketahui, LAKI Sulut telah melaporkan dugaan penyimpangan ini ke Kejati Sulut.

Adapun isi dugaan penyimpangan itu terdiri atas 8 poin, yakni:

pertama, biaya dana operasional kegiatan sejumlah Rp482 juta, kurang dapat diyakini kewajarannya karena dalam dalam DIPA, komponen biaya operasional tidak ada, ada adalah biaya operasional pembangunan gedung dan biaya lain-lain pembelian mebelair. Dari komponen biaya operasional digunakan untuk ATK, kertas printer, barang inventaris dll, sebanyak 6 kali pengadaan, masing-masing senilai antara 40-49 juta dari perusahaan pemasok yang sama. Hal ini terindikasi terjadi pemecahan pekerjaan pengadaan di bawah Rp50 juta untuk menghindari pelelangan.

Kedua, Cleaning Service tahun anggaran 2008 bermasalah, karena kontrak out sourcing namun pada pelaksanaannya pengadaan bahan masih lewat anggaran RSUP.

Ketiga, proyek sarana penunjung WOC 2008/2009 (dalam bentuk pengadaan Instalasi Rawat Darurat, dan lain-lain), hingga kini tak rampung.

Keempat, jasa medik dokter spesialis ada yang belum dibayar.

Kelima, pengadaan reagensia dan radiologi pada tahun anggaran 2008 bermasalah.

Keenam, pengadaan alat/bahan kesehatan habis pakai/alat kedokteran pelayanan medik/penunjang medik tahun 2008 bermasalah.

Ketujuh, perbaikan peralatan medik/nonmedik/sarana gedung perawatan tahun 2008 bermasalah.

Dan kedelapan, dana abadi RSUP sebesar 1 Milyar diduga lenyap tanpa ada pertanggung jawaban. (ring)

Hey just wanted to give you a

Hey just wanted to give you a quick heads up. The text in your post seem to
be running off the screen in Firefox. I'm not sure if this is a format issue
or something to do with web browser compatibility but I figured I'd post to let you know.

The layout look great though! Hope you get the problem
solved soon. Thanks

Also visit my blog post: garcinia cambogia zija -
[url=http://lifeinsegments.com/karel_life_in_segments-ep-2-07-loss-of-a-pet-member/]Micaela[/url] -

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.