Reses Deprov Ditunda Usai Pemilu

Dikuatirkan Lakukan Kampanye

Manado
-Agenda reses adalah masa dimana anggota legislative melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama turun langsung ke daerah pemilihan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Untuk Dewan Provinsi (Deprov) Sulut sendiri, pelaksanaan masa reses yang rencananya akan dilaksanakan awal Maret ini ditunda hingga selesai pemilu. Di mana, kegiatan reses tersebut bertepatan dengan masa kampanye melalui pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, dan pemasangan alat peraga.

Tentunya hal tersebut sangat berpotensi bagi anggota legislative yang akan mencalonkan kembali melakukan kampanye. Menangapi hal tersebut, Ketua Deprov Sulut, Meiva Salindeho menyatakan, pimpinan dewan dan pimpinan fraksi-fraksi telah melakukan rapat tertutup untuk membahas masa reses ini.

“Dari hasil rapat, kami memutuskan memundurkan jadwal reses yang sedianya akan dilaksanakan awal Maret ini menjadi April selesai pelaksanaan Pileg. Hal ini dilakukan agar meminimalisir atau mencegah adanya indikasi penyalahgunaan dana reses menjadi dana kampanye,” ujar Meiva kepada sejumlah wartawan, Selasa (04/03/2014).

Selain itu, Wakil Ketua Deprov Sulut, Arthur Kotambunan menegaskan jangan sampai ada ‘black campaign’ dalam reses yang akan dilaksanakan nanti. “Bisa saja saat kita sedang mendengarkan aspirasi masyarakat dan kebetulan di daerah/dapil tersebut ada oknum-oknum yang sengaja memakai atribut partai kita dan didapati oleh pengawas pemilu atau masuk bidikan kamera wartawan. Jadi bisa saja kita disalahkan. Jadi ada baiknya pelaksanaannya ditunda,”tegasnya. (Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.