GSVL : Aksi Anarkis Bukan Budaya Warga Manado

GSVL saat berdialog dengan sejumlah mahasiswa di lokasi terbakarnya gedung laboratorium FatekGSVL saat berdialog dengan sejumlah mahasiswa di lokasi terbakarnya gedung laboratorium Fatek

Manado-Walikota Manado DR Ir G.S. Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL) yang juga sebagai lulusan Unsrat, terpanggil untuk ikut menyelesaikan persoalan yang mengakibatkan terjadinya aksi pembakaran gedung laboratorium Fakultas Teknik (Fatek), pada Rabu (05/03/2014) lalu.

Alhasil, Kamis (06/03/2014), setelah melakukan rapat bersama BNPB dan Pemprov Sulut terkait rencana pembangunan rumah tinggal bagi korban bencana di Manado, GSVL langsung mengajak Dandim 1309 Letkol Inf Indarto dan Kapolres Manado, Kombes Pol Sunarto, menuju kampus Unsrat untuk melakukan pemantauan dan tatap muka dengan sejumlah petinggi Unsrat.

Mereka yang ditemui GSVL, diantaranya, Dekan Fatek, Prof DR Jefry Kindangen DEA, Dekan Hukum Prof DR Telly Sumbu SH MH serta Dekan Fisip Drs Philip Regar MSi, serta Prof DR Donald Rumokoy, guna mencari solusi memulihkan dan mendamaikan mahasiswa antar kampus Fakultas Teknik serta kampus Fakultas Hukum.
 GSVL saat memantau gedung laboratorium yang dibakar
Tak hanya itu, para pelaku aksi pembakaran dan pelemparan diminta untuk ditindak sesuai proses hukum yang berlaku. Serta otak dari aksi demo maupun pembakaran itu, harus diusut dan diberikan sanksi tegas. GSVL Saat melakukan pertemuan dan pemantauan puing-puing bangunan kampus Teknik menyatakan, pihaknya sangat prihatin dan menyesalkan aksi tawuran mahasiswa yang berimbas pada aksi bakar-bakar gedung kampus dan kendaraan bermotor.

Dijelaskan GSVL yang diketahui juga alumni terbaik Unsrat ini, pihaknya berencana akan memfasilitasi pihak yang sedang dilanda keteggangan tersebut untuk kiranya saling berdamai guna menjadikan Kota Manado aman.

"Torang so pasti sedih melihat kampus unggulan di Sulut ini jadi model bagini, mana itu semboyan Si Tou Timou Tu Mou Tou. Kita jangan mudah terprovokasi dan di adu domba. yang rugi kita semua pastinya. Aksi anarkis bukan budaya kita warga Manado," saran GSVL saat bersua dengan mahasiswa yang sedang istirahat membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar.
GSVL saat menemui petinggi Unsrat terkait aksi pembakaran gedung laboratorium Fatek
Namun demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan ke aparat hukum yang ada. Berikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum, untuk bisa menangkap pelaku atau oknum mahasiswa yang terlibat serta mengusut otak pelaku dari kejadian anarkis tersebut.

"Kasus ini murni dilakukan oknum mahasiswa, bukan mengatas-namakan fakultas. Jadi biar aparat yang menindaknya, jangan ada pembelaan dari pihak manapun," tegas GSVL seraya mengaku aksi ini akhirnya berimbas pada lumpuhnya perekonomian dan aktivitas mahasiswa untuk menuntut ilmu. (Tim/sulutonline).

Setuju sama TS

Setuju sama TS

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options