Ketua DPR-RI Sarankan Sarjana Kembangkan Jiwa Kewirausahaan

Ketua DPR RI, DR. Marzuki AlieKetua DPR RI, DR. Marzuki Alie

Dari Seminar "Peran Pergurun Tinggi Swasta (PTS) dan Kewirausahaan"

Airmadidi- Ketua DPR RI, DR. Marzuki Alie, mengingatkan tentang pentingnya kewirausahaan bagi para lulusan Perguruan Tinggi (PT). Saran ini dikatakannya menyusul, para lulusan PT selalu berpikir untuk bekerja kantoran ketimbang menciptakan lapangan kerja sendiri melalui wirausaha.

Padahal kata dia, jiwa kewirausahaan (enterpreneurship) lebih dapat memberikan keuntungan bagi yang mengusahakannya. Salah satu faktor yang menyebabkan para lulusan perguruan tinggi itu enggan untuk berwirausaha adalah karena takut mengambil resiko gagal.

"Dalam pengamatan saya, para lulusan perguruan tinggi takut berwirausaha karena ragu-ragu dan tidak berani menjadi 'risk taker'. Kita tidak boleh takut gagal karena gagal itu adalah hal yang biasa. Justru semakin cepat kegagalan itu, semakin cepat pula kita harus bangkit", ujar pria lulusan doktor Universitas Utara Malaysia tersebut saat menyampaikan ceramah pada kegiatan seminar tentang "Peran Pergurun Tinggi Swasta (PTS) dan Kewirausahaan" yang dilaksanakan di Aula Universitas Klabat, Kamis (13/03/2014) lalu.

Acara seminar tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sulawesi Utara bekerja sama dengan Kopertis Wilayah IX se-Sulawesi. Narasumber yang dihadirkan selain Ketua DPR RI, DR. Marzuki Alie yang membawakan 'keynote speech', juga Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang, dan Koordinator Kopertis Wilayah IX, Prof.DR.Ir. Hj. Andi Niartiningsih, MP.

Koordinator Kopertis Wilayah IX yang membawakan ceramah dalam bentuk kuliah umum dengan topik "Peran Perguruan Tinggi Dalam Peningkatan SDM". Hal penting yang diangkat dalam kuliah umum Prof. Niartiningsih adalah bagaimana merobah 'mindset' para lulusan PT agar tidak menjadi 'PNS minded'.

"Banyak lulusan PT yang hanya berpikir untuk menjadi PNS, sedangkan formasi untuk PNS itu dari waktu ke waktu lebih berkurang. Ini yang harus dirobah. Banyak program dari pemerintah untuk membantu para mahasiswa mengembangkan jiwa wirausaha. Saya ajak adik-adik mahasiswa supaya bisa proaktif dalam mengambil kesempatan tersebut", ujar Niartiningsih.
Gub SHS dan Ketua DPR RI, DR. Marzuki Alie saat menjadi pembicara dalam seminar Peran Pergurun Tinggi Swasta (PTS) dan Kewirausahaan di Unklab Airmadidi
Gubernur SHS sendiri dalam sambutannya menyampaikan salah satu tugasnya dalam kapasitas sebagai Gubernur yaitu memberikan dorongan kepada para PTS maupun PTN dalam wilayahnya untuk membentuk generasi muda lulusan-lulusan PT yang handal dan tangguh.

"Dalam era globalisasi sekrang ini, yang dapat bertahan adalah lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi, memiliki integritas dan berkualitas. Pribadi-pribadi yang seperti itulah yang mampu bersaing dan akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa ini kedepan" ujar Sarundajang.

Gubernur juga mencontohkan Marzuki Alie yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI, "Contohilah seperti pak Marzuki Alie, beliau bisa berhasil seperti ini karena kerja keras dan memiliki integeritas. Sebagai seorang pengusaha, ilmuan maupun politisi, beliau sukses", kata Sarundajang yang juga adalah ketua AIPI tersebut.

Ketua DPR RI, Marzuki Alie, sendiri menyebutkan, SHS adalah seorang birokrat profesional, pengbdian dan sumbangsih yang ditunjukkan selama ini menunjukkan bahwa tidak salah Pak SBY sebagai Ketua Umum partai Demokrat menunjuk Pak Sarundajang sebagai salah satu calon presiden konvensi PD"katanya.

Dalam kesempatan itu menurut juru bicara pemprov Sulut, Judhistira Siwu, mengatakan Gubernur tidak lupa mengajak para peserta yang hadir agar berperan serta aktif dalam mensukseskan agenda nasional yang tidak lama lagi akan dilaksanakan yaitu Pemilu Legislatif pada tanggal 9 April 2014 dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada bulan Juli nanti.

"Dalam kapasitas sebagai gubernur, beliau mengajak para peserta seminar untuk bersama-sama dengan civitas akademika masing-masing menggunakan hak mereka dalam agenda politik bangsa ini yang tiinggal menghitung hari" ujar Siwu.

Seminar itu sendiri dihadiri sekitar 2.000 orang yang berasal dari PTS se wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Hadir juga dalam acara itu Bupati Minahasa Utara Drs. Sompie Singal, Ketua APTISI Sulut Drs. Jan Polii, Pimpinan Uni GMAHK Pdt.DR. Noldy Sakul, Rektor Unklab DR. Tommy Mambu dan Tokoh masyarakat Sulut Pdt.Prof.DR. W.A.Roeroe.
(Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.