Gubernur: Dokter Puskesmas Harus Mampu Deteksi Penyakit Menular.

Gubernur didampingi Kadis Kesehatan Sulut saat membuka Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) tahun 2014Gubernur didampingi Kadis Kesehatan Sulut saat membuka Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) tahun 2014

Manado-Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS), menegaskan agar para dokter yang bertugas di Puskesmas harus mampu mendeteksi setiap penyakit menular yang ada di wilayah kerjanya.

“Penyakit menular itu seperti, Hepatitis B, Malaria, Deman Berdarah, TBC dan Rabies. Penyakit-penyakit ini, sangat berbahaya bagi masyarakat apabila tidak terdeteksi, karena bisa menular kepada orang lain,”ingatnya saat membuka Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) tahun 2014, di Hotel Arya Duta Manado Selasa (20/05/2014) malam, yang diikuti para Kadis Kesehatan, Pimpinan RS Pemerintah dan Swasta, Kepala BKKBN Kab/Ko se- Sulut, unsur Bappeda, Biro kesra, perwakilan BPJS Kesehatan, perguruan tinggi kesehatan, unsur organisasi profesi kesehatan serta pimpinan lembaga donor.

Menurut Gubernur, hal ini sebenarya sudah menjadi tugas utama bagi dokter di Puskesmas, untuk melakukan survei sekaligus pendataan di setiap wilayah kerjanya, karena mereka merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu Gubernur juga minta jajaran Dinkes di daerah ini, untuk memperhatikan sistem rujukan saat ini, supaya dapat ditertibkan, karena pelayanan dasar tingkat pertama merupakan tugas dan tanggungjawab dari dokter Puskesmas.

“Jadi jangan pelayanan dasar tingkat pertama itu lemah, sehingga langsung merujuk ke RS. Itu sebenarnya tidak baik, karena bisa terjadi penumpukan pasien di RS,”tandas Sarundajang.

Kadis Kesehatan Provinsi Sulut dr Grace L Punuh, MKes menyebutkan, tujuan Rakerkes Tahun ini, selain menindaklanjuti hasil rekomendasi Rakerkes tahun lalu dan hasil Rakerkesnas tahun 2014, yang didalamnya mencakup permasalahan lokal spesifik Sulut, yaitu upaya akselerasi pencapaian Goal MDGs terutama MDG 5, peningkatan kesehatan ibu, pelaksanaan Jamkesmas di Sulut, serta meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara provinsi dengsn kabupaten/kota.

“Melalui Raker ini juga ada penandatangan kesepakatan bersama Dinkes Sulut dan Perwakilan BKKBN Sulut, Perguruan Tinggi Kesehatan, SMART FM dan Kalbe Nutrision untuk menunjang upaya percepatan penurunan kematian ibu di Sulut, serta penandatangan bersama Dinkes dan TP.PKK Provinsi untuk kegiatan Posbindu,”katanya.

Turut hadir Bupati Boltim Sehan Salim Lantjar SH, dan Wabup Bolsel S. Badu. (Tim/sulutonline).

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options