Pemprov Rapat Mendadak Terkait Kelangkaan BBM

Wagub Kansil saat memimpin rapat terkait kelangkaan BBM di SulutWagub Kansil saat memimpin rapat terkait kelangkaan BBM di Sulut

Wagub: Jangan Hambat Distribusi BBM

Manado-
Menyusul terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), akibat terhambatnya sejumlah jalur di Sulut, terutama di Minahasa,Tomohon, Mitra, Minsel dan Bolmong Raya selama beberapa hari terakhir ini, memaksa Pemprov Sulut melakukan rapat koordinasi bersama instansi teknis terkait pada, Senin (26/05/2014).

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Sulut DR Djouhari Kansil tersebut, diperoleh solusi penting, terkait keterlambatan distribusi BBM ke sejumlah daerah yang mengakibatkan terjadinya kelangkaan.

Point penting tersebut adalah, untuk distribusi BBM wilayah Minahasa, Tomohon dan Minahasa Tenggara melalui jalan Tanggari, dimana kendaraan yang akan melewati jalan Tanggari tersebut akan diberikan rekomendasi oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara.

Sedangkan, distribusi BBM wilayah Minahasa Selatan dan Bolmong Raya akan melalui Jembatan Matani dengan ketentuan pihak Balai Jalan dan Jembatan akan melakukan penguatan terhadap jembatan Bailey di Matani agar mampu dilewati oleh kendaraan dengan kapasitas 20 ton dan Pihak Pertamina akan menyesuaikan kapasitas kendaraan pengangkut BBM-nya agar tidak melebihi 20 ton.

Disamping itu, Kansil mengharapkan agar SPBU di Manado jangan bertindak spekulatif karena stok BBM di Pertamina masih mencukupi.” Saya minta agar aparat keamanan membantu distribusi BBM ini sehingga semuanya bisa berjalan lancar. Kondisi ini jangan dimanipulatif oleh pihak-pihak tertentu kearah politis,”ingatnya.

Ditambahkan Wagub, Pemprov Sulut akan menyurat di Kenterian PU agar supaya dua jembatan Tinoor, tahun ini sudah bisa dibangun kembali, mengingat jalur transportasi tersebut sangat penting.

Sebelumnya, dalam laporan Kepala Dinas PU Ir JE Kenap menyebutkan, akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerah bumi nyiur melambai pada pertengahan Januari 2014 lalu, mengakibatkan banyaknya infrastruktur jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan.

“Terutama pada jalur transportasi Manado- Tomohon di Tinoor, dimana Dua jembatan itu statusnya masih berupa jembatan darurat. Demikian pula dengan jembatan di desa Matani Kecamatan Tumpaan yang masih dalam tahapan perbaikan dan jembatan Worotikan,”terangnya.

Menurut Kepala Balai dan Jembatan Ir Jhony Wenur, saat ini sementara dilakukan perbaikan pada jembatan di desa Matani dan kapasitas jembatan Bailey hanya sekitar 5 Ton sehingga tidak bisa dilewati oleh Mobil Pertamina yang berkapasitas diatas 20 ton.

“Hal ini mengakibatkan kelangkaan BBM di daerah-daerah yang distribusi BBM-nya melalui jalur tersebut,”ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Kansil mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten dan Kota serta masyarakat mendukung distribusi penyaluran BBM oleh Pertamina.”Jangan ada tindakan-tindakan yang mengakibatkan terhambatnya penyaluran BBM ini,”katanya.

Hadir dalam rapat tersebut, Pertamina. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs Sanny Parengkuan. Kepala Balai Jalan dan Jembatan Ir Jhoni Wenur. Kepala Dinas PU Ir Eddy Kenap. Kepala Dinas Perhubungan Drs Joi Oroh. Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sulut Dra Lynda Watania, dan Kabag Indag Transportasi Perhubungan dan Pariwisata Biro Ekonomi Dra Ivone Kawatu.(Tim/sulutonline).

Hi, this weekend is nice in

Hi, this weekend is nice in favor of me, as this occasion i am reading this fantastic informative
post here at my house.

Here is my web site ... weight loss pills; [url=http://www.akperdirgahayu.ac.id/GuestBook///////////////////]Petra[/url],

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options