Warga Pulau Bangka Diimbau Jaga Keamanan

Kepala BLH Sulut DR Adry ManengkeyKepala BLH Sulut DR Adry Manengkey

Manado-Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulut DR Adry Manengkey, menghimbau agar warga pulau Bangka, bisa menahan diri untuk tidak berbuat hal-hal yang bisa mengganggu stabilitas daerah.

Imbauan ini dikatakannya menyusul turunnya rekomendasi Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) bahwa operasional PT MMP harus dihentikan sementara.

Selain itu, terang Manengkey, ditekankan kepada masyarakat untuk menghindari konflik sosial. Termasuk yang pro maupun yang kontra adanya penambangan di pulau Bangka, untuk tetap menjaga keamanan bersama.

“Kami imbau, bagi warga yang pro maupun contra terhadap penambangan biji besi di pulau Bangka untuk tetap tetap menjaga keamanan bersama. Bagi pihak tertentu juga diimbau untuk tidak memanas-manasi, melainkan secara bersama untuk mencari solusi sesuai aturan yang berlaku,”ingat Manengkey, Senin (16/06/2014).

Diketahui, Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang berkantor di Jalan Veteran III Jakarta Pusat, akhirnya mengundang Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dan Bupati Minut Drs Sompie Singal bersama instansi terkait untuk membicarakan operasional penambangan biji besi PT Mikro Metal Perkasa (MMP) di pulau Bangka.

Dalam rapat koordinasi pada Rabu (11/06/2014) lalu tersebut menyimpulkan beberapa hal antara lain: bahwa operasional PT MMP harus dihentikan sementara.

Selain itu, ditekankan kepada masyarakat untuk menghindari konflik sosial, perlu dibentuk tim secara terpadu di pusat dan Gubernur Sulut mengundang Tim Pusat yang dibentuk agar turun dan melihat secara obyektif kondisi di lapangan dan memperhatikan masukan-masukan dari berbagai pihak baik yang pro maupun yang kontra agar keputusan yang diambil benar-benar mampu memberikan rasa keadilan bagi semua pihak. (tim/sulutonline).