SHS: Indonesia Perlu Revolusi Mental

Ratusan wisudawan Unsrat diharapkan mampu berkiprah di level InternasionalRatusan wisudawan Unsrat diharapkan mampu berkiprah di level Internasional

Alumni Unsrat Harus Mampu Berkiprah di Level Internasional

Manado- Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) saat memberikan sambutan dalam rapat Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana, Profesi, Spesialis dan Magister Universitas Samratulangi (Unsrat) Manado, Selasa (24/06/2014) menekan Indonesia perlu melakukan revolusi mental.

Revolusi mental tersebut menurut SHS adalah, Negara Indonesia yang berdaulat, berkepribadian dan Mandiri, Revolusi mental ini dapat dicapai antara lain melalui; memperbaharui sistim pendidikan mental dimana konten pendidikan karakter mental harus lebih besar daripada pendidikan keilmuan itu sendiri agar semangat kebangsaan, semangat untuk melakukan suatu hal yang benar dan semangat untuk berusaha mandiri dapat ditumbuhkan kepada generasi penerus bangsa.

“Kita juga harus jadi bangsa yang percaya diri dan mampu menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa yang besar agar diperhitungkan oleh dunia internasional dan juga jangan sampai kehilangan karakter, karena ketika kehilangan karakter maka kita akan kehilangan segala-galanya,”ingatnya dihadapan 744 orang wisudawan Unsrat Manado .

Dalam kaitan itu, SHS menyatakan momentum wisuda adalah momentum awal bagi kelulusan sarjana dalam menapaki kehidupan dan memasuki dunia kerja, oleh karena itu SHS meminta agar lulusan Unsrat menjadi orang-orang yang mampu bersaing bukan hanya di tingkat regional tetapi juga nasional bahkan internasional terlebih dalam memasuki Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015.

“Dimana dibutuhkan tenaga kerja yang mempunyai keterampilan yang tinggi sehingga mampu terjun ke dalam bursa tenaga kerja dan bersaing dalam dunia bisnis modern,”katanya.

Sementara PLT Rektor Unsrat Prof DR Ir Musliar Kasim menyatakan, wisudawan kali ini harus berbahagia karena telah lulus dari sebuah universitas yang mempunyai reputasi baik dan mengharapkan agar para wisudawan menjadi Problem Solver bukan menjadi sumber permasalahan dalam masyarakat.

Kasim berharap para wisudawan tidak hanya mendambakan untuk menjadi PNS karena formasinya di Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sangat sedikit, tetapi kiranya para wisudawan dapat menjadi menjadi wirausaha.” Jangan takut gagal untuk berusaha karena banyak orang sukses karena mau belajar dari kegagalan,”katanya memberi support.(tim/sulutonline).