Korsel Berencana Bangun Pabrik di Kawasan KEK

Ir Happy Joy Korah (Foto Ist)Ir Happy Joy Korah (Foto Ist)

Manado-Kendati baru sekadar rencana, namun Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Sulut, Ir Happy Joy Korah, memastikan pihak Korea Selatan (Korsel), akan membangun pabrik pengelolaan perikanan dan kelapa Sawit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.

Nantinya ungkap Korah pada wartawan, Selasa (01/07/2014), Pemprov Sulut mendapat pemasukan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) sebesar Rp7 triliun dan untuk lokasi pembangunan pabriknya itu Kota Bitung tepatnya di lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kepastian ini menurut Korah, setelah perusahaan raksasa Korsel PT Daewo, menemui Gubernur Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang pada waktu lalu untuk membicarakan kesepakatan dan kerjasama dalam melakukan aktivitas di wilayah Sulut.

“PT Daewo bukan perusahaan tambang, namun perusahaan yang bergerak dibidang pengelolaan perikanan dan kelapa sawit. Jadi ada dua kegiatan,” jelas Korah.

Dikatakannya PT Daewo tersebut hanya menjadikan Sulut atau KEK sebagai tempat pengelolaan hasil dari kelapa sawit dan perikanan. Khusus kelapa sawit itu didatangkan dari luar daerah karena di Sulut tidak bisa menjadi lokasi perkebunannya karena merupakan daerah pegunungan.

“Mereka sudah melakukan penanaman sekitar 30 ribuan hektar kelapa sawit di Merauke. Sebelumnya mereka meminta 50 ribu hektar di Sulut, namun Sulut tidak mempunyai lahan rendah,” ujarnya.(tim/sulutonline).