Talumepa: Perusahaan Tidak Boleh Menunda Pembayaran

Christiano Talumepa SH Kadisnakertrans SulutChristiano Talumepa SH Kadisnakertrans Sulut

Disnaksertrans Pastikan Gaji dan THR Sesuai UMP

Manado-Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut, Cristian Talumepa SH menegaskan agar perusahaan tidak boleh menunda-nunda dalam memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) pada karyawan.

“Gaji dibayarkan sesuai ketetapan Upah Minimun Provinsi (UMP) yakni RP1,9 juta (diluar gaji yang disepakati ke dua belah pihak,red). Apalagi bagi karyawan muslim yang sedang menghadapi bulan puasa dan nantinya akan merayakan hari raya itu diutamakan,”tegasnya pada wartawan, Selasa (01/07/2014).

Begitupula sebaliknya, pada bulan Desember nanti, umat Kristen dibayarkan gaji dan THR nya, sesuai UMP Pemprov Sulut.

Dikatakannya, mekanisme pembayaran THR karyawan buruh perusahaan itu, secara aturan harus dibayarkan satu minggu sebelum hari raya besar keagamaan. “Tidak bisa tidak dan harus dibayarkan. Pelaksanaan dan penerapan hukum ini harus benar-benar jelas dan tepat. Nah, kalaupun memang ada permasaalahan secara normatif seperti penerimaan hak karyawan tidak sesuai ataupun belum dipenuhi perusahaan, segera melayangkan surat laporan kepada kami,”tegasnya.

Apalagi terangnya, pemberian UMP tersebut dikuatkan dengan Peraturan Gubernur (pergub) tentang Upah Minimum Provinsi yang diberlakukan sejak tanggal 1 Januari 2014 lalu dan berlaku untuk seluruh perusahaan, atau siapapun dia yang memperkerjakan tenaga kerja.

“Akan tetapi untuk nominal Rp 1,9 juta ini, itu bukanlah patokan harga mati gaji per bulannya, tetapi itu tergantung kebijakan dari perusahaan untuk memberikan insentif/bonus kinerja karyawannya, hingga mencapai angka Rp 1,9 Juta, dan itu semua tergantung dalam kontrak kerjanya, karena kontrak itu merupakan dasar hukum bagi kedua belah pihak, walaupun gaji rendah, jika tidak keberatan berarti tidak ada masalah,”terangnya.(tim/sulutonline).