Kansil: Orang Beriman Jauhkan Dari Sifat Cemburu

Wagub Sulut saat berada di Jemaat Immanuel PasoWagub Sulut saat berada di Jemaat Immanuel Paso

Minahasa-Sifat merasa kurang adil dan cemburu sering terjadi dalam hidup manusia, baik ditengah-tengah keluarga, masyarakat maupun dalam berorganisasi.

Demikian ditegaskan Pnt Dr Djouhari Kansil MPd saat memimpin Ibadah Pengucapan Syukur di Jemaat Immanuel Paso Wilayah Pinasioan Kecamatan Kakas Barat Kabupaten Minahasa, Minggu (20/07/2014).

DR Djouhari Kansil yang juga Ketua PKB GMIM Jemaat Pniel Tuna-Wawonasa, dalam Firman Tuhan yang diambil dari Kitab 2 Raja-Raja 4:7 dan Injil Matius 20:1-16, menyatakan, hal itu terjadi karena manusia sering terlalu egois, karena selalu mau hidup dengan tidak mengandalkan Tuhan.

Karena itu Kansil yang sehari-harinya dikenal sebagai Wakil Gubernur Sulut mengajak, jemaat Immanuel untuk boleh belajar dari perkataan Yesus Perumpamaan Tentang Orang-Orang Upahan di Kebun Anggur, yang tidak membeda-bedakan dalam hal pemberian upaya bagi pekerja. Baik yang bekerja sehari maupun setengah hari tetap menerima upah yang sama yaitu satu dinar sesuai kesepakatan, namun orang yang bekerja seharian melakukan sungut-sungut kepada Tuhan si pemberi upah, karena sangkanya akan menerima lebih, sehingga terjadi iri hati terhadap sesama.

“Sebab terangnya, sifat manusia inilah yang sering menimbulkan adanya perasaan kurang adil dan cemburu,”ingatnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sulut yang juga sebagai Ketua PKB Gereja-Gereja Sinode Am Sulutteng, menyatakan apresiasinya dan berterima kasih kepada warga Paso yang telah ikut menyukseskan Pilpres yang baru lalu.

“Mudah-mudahan suasana sejuk ini akan mewarnai pada saat pengumuman hasil Pilpres pada 22 Juli 2014 besok. Siapa yang terpilih jadi Presiden RI nanti apakah Pak Prabowo-Hatta atau Pak Jokowi-JK harus kita terima dengan lapang dada dan hormati. Inilah Pemimpin Nasional kita yang akan membawa kemajuan negara kita lima tahun yang akan datang,”katanya.

Kesempatan itu Wagub telah menyerahkan bantuan 20 Ton beras untuk kaum Lansia, Bantuan Rp.5 Juta untuk Pembangunan Pastori jemaat serta Rp.2,5 Juta untuk seragam PKB dari Keluarga Taju Kansil.

Turut hadir Ibu Mieke Kansil Tatengkeng bersama Anak dan Menantu Inggrid dan Charles (Keluarga Taju Kansil) serta para pejabat teras Pemprov Sulut. (tim/sulutonline).