Wagub Kansil Pimpin Sidak Harga Sembako Jelang Idul Fitri

Wagub Kansil saat memimpin Sidak sembako di sejumlah swalayanWagub Kansil saat memimpin Sidak sembako di sejumlah swalayan

Ditemukan Sejumlah Produk Kadaluarsa

Manado-Wakil Gubernur (Wagub) Sulut DR Djouhari Kansil, akhirnya turun langsung ke sejumlah pasar swalayan untuk melakukan Operasi Mendadak (Sidak) terkait harga Sembako jelang perayaan Idul Fitri 2014.

Sidak yang dilakukan di Empat pasar swalayan di Manado, Kamis (24/07/2014) tersebut, ikut didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Sanny Parengkuan MAP, Kadis Perindag Ir Olvie Ateng, Msi. Kadis DKP Ir Ronald Sorongan, Kadis Kesehatan dr Grace Punuh MKes, Kaban Ketahanan Pangan Ir Sandar Moniaga, serta Karo Ekonomi Jeane Mendur SE.

Menariknya saat Sidak tersebut rombongan Wagub Kansil menemukan bahan makanan yang sudah kadaluarsa di swalayan Multi Mart Ranotana, yaitu bahan makanan berjenis kolang kaling yang tidak memiliki tanggal kadaluarsa.

Demikian pula di swalayan Golden, Wagub Kansil menemukan salah satu produk jenis kopi bubuk yang sudah lewat tanggal kadaluarsanya. Kopi bubuk (dari Malaysia) tersebut tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa, termasuk beberapa kue lapis legit merek Monica yang juga tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa.

Atas temuan ini, Wagub mendesak manajemen pasar swalayan untuk lebih memperhatikan produk-produk yang sudah memasuki masa kadaluarsa, mengingat, saudara-saudara kita umat muslim saat ini akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1453 H.

“Karena itu masyarakat perlu hati-hati dalam membeli bahan makanan, baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Jangan tergiur dengan harga murah, tetapi perlu memperhatikan batas tanggal kadaluarsanya,“ingat Wagub.(tim/sulutonline).