Pendaftaran Calon Praja IPDN Dibuka

DR Noudy Tendean Kepala BKD SulutDR Noudy Tendean Kepala BKD Sulut

Tendean: Silahkan Mendaftar Dikantor BKD se Sulut
Manado- Kabar gembira bagi para generasi muda yang berminat ingin menjadi Calon Praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kemendagri RI lewat surat bernomor 892.1/6134/diklat tanggal 21 Agustus 2014, mengumumkan penerimaan calon Praja IPDN.

“Pendaftaran calon praja IPDN mulai dibuka pada hari Sabtu tanggal 23 Agustus 2014. Bagi masyarakat Sulut yang berminat supaya dapat mendaftarkan diri melalui Badan Kepegawaian Daerah di Kabupaten/Kota se- Sulut,”kata Kepala BKD Sulut DR Noudy RP Tendean SIP MSi, saat didampingi Sekretaris BKD Sulut Drs Jahya Rondonuwu MSi, Kadid Pengadaan dan Pengembangan Drs Lexy Tombokan, Jumat (22/08/2014).

Tendean menyebutkan, syaratnya adalah warga negara Indonesia dengan batas usia mulai per 1 Desember 2014 minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun, nilai rata-rata Ijasah/STTB SMA/Madrasah Aliyah minimal 7,00 (tujuh koma nol-nol) dengan tahun kelulusan 2012 hingga 2014, dengan tinggi badan maksimal 160 cm bagi pria dan wanita 155 cm, tidak bertato atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama atau adat serta tidak menggunakan kacamata minus.

Menyangkut persyaratan administrasi mantan Karo Pemerintahan dan Humas mengatakan, foto copy akte kelahiran, foto copy STTB yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan Puskesmas/RSUD, surat pernyataan belum menikah, atau tidak menikah selama mengikuti pendidikan yang ditandatangani orang tua diatas meterai 6 ribu.

Kemudian, surat pernyataan bersedia menaati segala peraturan praja dan bersedia mengembalikan seluruh biaya pendidikan yang dikeluarkan pemerintah, di karenakan mengundurkan diri, diberhentikan dan/atau melanggar peraturan pendidikan, diketahui oleh orang tua/wali yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangai di atas meterai 6 ribu.

Surat penyataan siap diberhentikan jika melakukan tindakan kriminal, mengonsumsi atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan dan melakukan tindakan asusila berdampak hukum atau tidak, yang dinyatakan secara tertulis dan ditantagani diatas meterai 6 ribu, pas foto berwarna menghadap kedepan dan tidak dan tidak memakai kacamata, ukuran 3x4 cm sebanyak empat lembar dan 4x6 cm dua lembar latar belakang merah dan pernyataan administrasi tersebut disusun rapi dan dimasukan dalam stofmap berwarna biru bagi pelamar pria dan stofmap berwarna merah bagi pelamar wanita, ditujukan kepada panitia seleksi penerimaan calon praja IPDN kabupaten/kota.

Untuk tahapan seleksi meliputi, seleksi administrasi oleh tim penerima Kab/Ko mulai 24 sampai 30 Agustus 2014, tes kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, tas kompetensi dasar (TKD) dengan menggunakan sistem Computer Assistad Test (CAT), tes ulang kesehatan dan kesamaptaan serta wawancara.

“Pendaftaran calon praja IPDN ini gratis alias tidak memunggut biaya,”jelas Tendean yang juga mantan Direktur IPDN Regional Sulut.

Ditambahkannya, khusus untuk penerimaan CPNS, belum mendapat persetujuan dari Kemenpan RI terkait dengan formasi. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada kabar informasi lanjutan dari Kemenpan,”harapnya .

Lanjut Tendean, hal tersebut merupakan hasil rakornas yang digelar kemenpan RI bersama para Kepala BKD se- Indonesia di Jakarta baru lalu, sembari beralasan bahwa masih banyak daerah yang belum mengusulkan formasi terkait dengan jurusan disiplin ilmu yang dibutuhkan. (tim/sulutonline).