Pemprov Sulut Gelar Dialog Penanggulangan Kemiskinan

Pertukaran cinderamata antara Pemprov Sulut dengan utusan khusus Presiden RIPertukaran cinderamata antara Pemprov Sulut dengan utusan khusus Presiden RI

Manado-Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak kemiskinan di setiap daerah yang ada di Indonesia termasuk di Sulut. Karenanya, Pemprov Sulut melakukan kegiatan dialog bersama DR HS Dillon yang merupakan utusan khusus Presiden RI.

Dialog yang digelar Selasa (26/08/2014) di ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulut ini, di pimpin Asisten Perekonomian dan pembangunan Drs S Parengkuan, Map, di damping Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin SIlangen, SE,MS.

Dalam dialog tersebut dibahas bersama langkah yang harus diambil daerah dalam penuntasan kemiskinan dimana setiap daeah harus merubah paradigma mengenai kemiskinan.

“Kita ketahui bersama kemiskinan di Negara kita nilainya cukup tinggi, untuk menanggulangi hal tersebut perlu dilakukan perubahan paradigma, masyarakat harus diajar bagaimana membangun kehidupan yang lebih layak lagi,” ujar Dillon.

Menurut Dillon, perubahan paradigma dilaksanakan dengan cara pendekatan langsung sehingga rantai kemiskinan dapat diputuskan. Negara Indonesia dikenal dengan Negara agraris besar dengan pertanian. Untuk itu pemerintah berupaya melakukan pendekatan di bidang pertanian.

Khususnya di daerah Sulawesi Utara, Utusan Khusus Presiden ingin melihat sejauh mana penanggulangan kemiskinan yang ada di Sulut, langkah apa saja yang sudah diambil dalam menanggulangi kemiskinan.

Parengkuan dalam sambutanya menyatakan rasa terima kasih kepada utusan khusus Presiden yang mau mengunjungi Sulut sebagai bentuk kepedulian dan perhatian presiden terhadap eksistensi Sulut dalam dinamika pembangunan. “Segala masukan berharga yang diberikan bagi Sulut untuk menanggulangi kemiskinan memberikan kontribusi yang positif, sehingga kedepan nanti pemerintah akan mengambil langkah cepat untuk mengurangi nilai kemiskinan di tiap daerah,” Ujarnya.

Dialog tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Minahasa Utara Sompie Singal, Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Meidy Lensun, serta sejumlah perwakilan dari Kabupaten Kota yang ada di Sulut.(tim/sulutonline).