Tidak Bayar Pajak, Data Kendaraan Dihapus dan Disita

Rakor Pajak Kendaraan Bermotor Polda, Jasa Raharja dan Dispenda Rakor Pajak Kendaraan Bermotor Polda, Jasa Raharja dan Dispenda di kantor UPTD Samsat Manado

Dispenda Berlakukan Sistim Online

Manado-Ini warning kepada pemilik kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Sebab, jika tidak melunasi pajak kendaraan, maka konsekuensinya data kendaraan yang tercatat pada Ditlantas Polda Sulut, akan dihapus.

“Ini untuk menimbulkan efek jera kepada masyarakat, sekaligus untuk memback-up Dipenda Sulut terkait dengan pajak kendaraan maka Ditlantas Polda Sulut akan memberlakukan penghapusan data kendaraan bagi mereka yang sudah 2 tahun tak membayar pajak kendaraanya,”tegas Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol Stephen Napiun saat Rakor bersama jajaran Polda, Jasa Raharja, Dispenda Sulut di kantor UPTD Samsat Manado, Kamis (28/08/2014).

Namun katanya, rencana penghapusan data base kendaraan tersebut, diawali dengan surat teguran sampai 3 kali. Selanjutnya bila tetap tak membayar maka dilakukan penghapusan, karena pihak kepolisian mempunyai hak dan kewenangan untuk itu.

Kasubdityaksa Ditlantas Polda Sulut AKBP Ronal Rumondor didampingi Kepala UPTD Samsat Manado Drs Benny Kalonta Msi, usai rakor kepada wartawan menyebutkan, bagi meraka yang belum melunasi pajak kendaraan selama 2 tahun lebih, maka akan dilakukan penyitaan karena sudah tidak tercatat dalam data kepolisian.

Terkait dengan itu, untuk penertiban kendaraan bermotor baik roda 2 dan 4 di Sulut, Kepolisian-Dipenda dan Jasa Raharja melakukan kerjasama terkait dalam mendukung percepatan registrasi untuk mendukung serta meningkatkan pembayaran pajak, sehingga mulai 1 september akan dilakukan pemeriksaan semua kendaraan yang berada di Sulut.

Karenanya, imbau Rumondor dan Kalonta, bagi kendaraan luar yang masuk ke Sulut, secara langsung berdasarkan aturan dalam waktu 90 hari untuk segera melakukan balik nama kendaraan.

Untuk itu, Dispenda Sulut meluncurkan sistem online yang bisa diakses, sehingga dalam proses pengurusan baik BPKB, STNK dan Pajak akan lebih mudah dilakukan, walaupun berada di luar Manado.

“Pembayaran secara on-line akan sangat membantu pemilik kendaraan sebagai wajib pajak. Program ini sangat baik. Termasuk membantu dalam pengungkapan kejahatan karena datanya sudah ada, serta sistem registrasinya dapat segera diakses, sehingga kedepan optimis program ini akan dapat diterapkan, diseluruh kantor UPTD Samsat di Sulut,”jelas Rumondor maupun Kalonta. (tim/sulutonline)