Kemensos Latih 167 TKSK Sulut, Malut dan Gorontalo

Kadinsos Sulut Drs Star WoworKadinsos Sulut Drs Star Wowor

Manado-Menyusul angka kemiskinan secara nasional masih relatif tinggi, memaksa pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial (Kemensos) RI, harus turun lapangan untuk melatih Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk menyebarluaskan informasi pelaksanaan subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah (Raskin).

Pelatihan yang melibatkan Sulut, Malut dan Gorontalo ini menurut Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sulut Drs Star Wowor, telah berlangsung pekan lalu di Manado.

“Pelatihan ini melibatkan 167 TKSK yang merupakan utusan semua Kabupaten Kota di Sulut, termasuk Maluku Utara (Malut) dan Gorontalo,”terang Wowor seraya menyebutkan, kedepan diharapkan TKSK ini mampu mendampingi masyarakat agar penyelenggaraan raskin di Sulut lebih aktif serta tepat sasaran.

Pemprov Sulut sendiri ujar Wowor, memberikan apresiasi atas kesempatannya sebagai tuan rumah pelaksanakaan pelatihan ini.

Sementara itu, Direktur Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan Kemensos, Drs Pepen Nazarudin Msi, saat memberikan materi dalam acara pelatihan tersebut menyebutkan, angka kemiskinan secara nasional masih relatif tinggi. Bahkan hingga Maret 2014 masih berada pada 11,25 persen atau 2828 juta jiwa.

Dia mengakui, program raskin ini memang belum efektif serta hasilnya belum sesuai seperti yang diharapkan. Contohnya, penyaluran Raskin tidak tepat sasaran, termasuk kualitas beras tidak sesuai. “Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,”katanya.(tim/sulutonline).