Pameran Alat Musik Tradisional Diikuti 30 Provinsi se Indonesia

Dra Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun saat meninjau alat musik tradisonal didampingi Dra Ivonne LondokDra Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun saat meninjau alat musik tradisonal didampingi Dra Ivonne Londok

Manado-Sebanyak 30 provinsi se Indonesia turut memeriahkan pameran nasional keragaman alat musik tradisional Nusantara yang digelar di kantor Museum Sulut Manado. Acara ini merupakan rangkaikan HUT Emas Sulut ke 50.

“Antusiasme generasi muda terutama anak sekolah sangat luar biasa. Apalagi banyak alat musik tradisional yang dipamerkan begitu unik dan menarik. Mulai dari alat musik tiup tempo dulu, hingga alat musik gesek dan tabuh serta alat musik pukul yang sudah jarang ditemui ikut dipamerkan,”terang Kepala Museum Sulut Dra Ivonne Londok, disela-sela acara pembukaan pameran, Selasa (16/09/2014).

Menurut Londok, selain hajatan yang akan berlangsung hingga tanggal 20 September 2014 mendatang ini, juga telah dilakukan rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Museum se Sulawesi untuk rencana gelaran pameran bersifat lokal selanjutnya.

“Sebanyak 195 alat musik dari 30 provinsi di Indonesia ikut dipamerkan dalam gelaran ini. Resminya pameran akan berlangsung sampai tanggal 20 tapi melihat antusiasme masyarakat yang datang ke pameran, maka diputuskan akan dibuka sampai satu bulan ke depan,”terang Londok dalam hajatan yang juga dihadiri Ketua Asosiasi Museum Indonesia, Putu Supadma Rudana ini, dan First Lady Dra Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun.(tim/sulutline).