Talumepa: Jika Tidak, Diancam 3 Tahun Penjara dan Denda 3 miliar

Kaban LH Sulut Christiano Talumepa SHKaban LH Sulut Christiano Talumepa SH

BLH Ingatkan Perusahaan Dibawah 2009 Harus Penuhi Dokumen Amdal

Manado-Warning bagi seluruh perusahaan yang ada dalam wilayah Provinsi Sulut. Menyusul dalam waktu dekat ini, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulut, akan turun lapangan memantau seluruh aktivitas dan kelengkapan administrasi, terutama Dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) – Upaya Kelola Lingkungan (UKL) – Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL).

“Tim pengawasan dan penegakan hukum terpadu, dalam waktu dekat ini akan turun ke kabupaten kota untuk melakukan pemantauan pada semua perusahaan yang ada di Sulut. Terutama mengenai dokumen Amdalnya, selain ketenagakerjaan dan Ijim Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA),”terang Kepala BLH Sulut, Christiano Talumepa SH, Selasa (07/10/2014).

Karenanya, Talumepa saat didampingi Sekertaris BLH Tinny Tawaang, mengimbau agar seluruh perusahaan yang dibangun dibawah tahun 2009 harus memiliki dokumen Amdal – UKL-UPL. Sebab, kalau tidak, maka akan dikenai sanksi sesuai pasal 109 undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Minimal, ancaman 1 tahun dengan denda 1 miliar dan ancaman 3 tahun dengan denda 3 miliar bagi yang tidak memenuhi ketentuan,”tegas Talumepa.

Karenanya, baik Talumepa maupun Tawaang kembali mengingatkan agar seluruh badan usaha yang berada dalam wilayah Sulawesi Utara (Sulut) untuk terus menjaga kelestarian lingkungan hidup dimana perusahaan itu berdiri. “Terutama dalam penggunaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),”ingatnya. (tim/sulutonline)