Kemarau dan Gagal Panen Ancam Sulut

Kepala Badan Ketahanan Pangan Sulut Ir Sandra MoniagaKepala Badan Ketahanan Pangan Sulut Ir Sandra Moniaga

Moniaga: Stok Pangan Hingga Desember Masih Cukup

Manado-Ancaman kekeringan menyusul kemarau panjang yang melanda Indonesia, khususnya Sulut, mengancam ketersediaan pangan dan ancaman gagal panen. Fenomena ini terus menjadi perhatian Pemprov Sulut.

Kendati demikian menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Sulut Ir Sandra Moniaga, stok pangan kita masih cukup hingga akhir bulan Desember 2014 mendatang.

“Walaupun tidak ada panen dan tidak ada penanaman. Namun, persediaan stok beras hingga Natal dan Tahun Baru masih cukup. Memang ada kekuatiran dengan adanya musim kering ini. Tapi, stok aman,”ujarnya, Jumat (17/10/2014).

Bahkan Moniaga memastikan, stok beras sampai Desember 2014 surplus sebanyak 10 ribu ton dari kebutuhan bulanan sebanyak 27 ribu ton. Stok ini ungkapnya disuplai dari Bulog, dan 71 titik lumbung padi yang tersebar di 13 Kabupaten penghasil, termasuk cadangan pangan pemerintah yang di titipkan di Bulog sebanyak 71 ton.

Pun jelas Moniaga, dalam hasil rapat bersama Pokja Ketahanan Pangan yang terdiri instansi terkait menyebutkan, untuk antisipasi berbagai kemungkinan akibat kemarau dan gagal panen, pihaknya mengusulkan adanya Diversifikasi tanaman pangan lokal. Seperti, Umbi-Umbian atau Pisang untuk dibuat/diproduksi menjadi beras Analog.(tim/sulutonline).