Libatkan Akademisi, Pemprov Susun RPPLH

Kepala BLH Sulut Edwin Silangen SE saat membukan sosialisasi RPPLHKepala BLH Sulut Edwin Silangen SE saat membukan sosialisasi RPPLH

Silangen: Rancangan Ini Akan Diusulkan Menjadi Perda

Manado-Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemprov Sulut, terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup demi anak cucu di masa datang. Karenanya, melalui sosialisasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) diharapkan banyak masukan dari kabupaten dan kota, termasuk akademisi terkait rancangan tersebut.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan para akademisi maupun kabupaten dan kota yang hadir bisa memberikan masukan apa saja yang akan diakomodir dalam RPPLH yang nantinya akan diusulkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),”ujar Kepala BLH Sulut Edwin Silangen SE saat membuka sosialisasi yang dilaksanakan di ruang Mapaluse kantor gubernur, Kamis (22/10/2014).

Silangen kemudian menyebutkan, issu lingkungan yang diangkat dalam penyusunan naskah akademik ini, merupakan masalah dalam keterkaitannya dengan rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang meliputi, pengelolaan wilayah pesisir, laut dan pulau kecil, pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), alih fungsi dan konservasi lahan, pengelolaan resiko bencana, keanekaragaman hayati, kerusakan dan penemara lingkungan, ketersediaan energi, kawasan perbatasan, transportasi dan sosial ekonomi dan budaya.

Ditambahkan Sekertaris BLH Tinny Tawaang, RPPLH tersebut sesuai amanat undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.”Pemprov Sulut wajib menyusun RPPLH. Kemudian, kabupaten dan kota se Sulut juga menyusun RPPLH mereka dengan acuan RPPLH Sulut untuk diajukan ke dewan masing-masing menjadi Perda,”terangnya.

Acara sosialisasi ini juga diikuti seluruh Kepala BLH se Sulut dan sejumlah pakar lingkungan, diantaranya, Dr Jhon Tasirin, Ir Alfonsius Thomas dan Semuel Ratag. (tim/sulutonline)