Gubernur: Pendidikan Katolik Jadi Pelopor Pendidikan Swasta

SHS saat pembukaan Pertemuan Berkala 40 SMP Katolik se- Keuskupan Manado yang berlangsung di Gereja Katolik ST Fransiskus Xaverius Pineleng MinahasaSHS saat pembukaan Pertemuan Berkala 40 SMP Katolik se- Keuskupan Manado yang berlangsung di Gereja Katolik ST Fransiskus Xaverius Pineleng Minahasa

Manado-Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), menegaskan kiranya pendidikan persekolahan Katolik akan menjadi pelopor bagi sekolah swasta dan negeri di daerah ini. Penegasan Gubernur tersebut disampaikan pada pembukaan Pertemuan Berkala 40 SMP Katolik se- Keuskupan Manado yang berlangsung di Gereja Katolik ST Fransiskus Xaverius Pineleng Minahasa, Jumat (24/10/2014).

Dorongan orang nomor satu di Sulut itu, agar pendidikan persekolahan Katolik menjadi pelopor bagi dunia pendidikan swasta dan negeri karena sesuai dengan Visinya untuk necerdaskan kehidupan bangsa. Disamping itu, selama ini pendidikan Katolik terus menjaga kualitas dan mutu pendidikan yang berkarakter serta menjadikan pendidikan itu menjadi satu.

“Memang benar kita juga berasal dari satu sumber yaitu Tuhan Yesus. Ini sungguh luar biasa karena banyak yang tidak mau bersatu memajukan pendidikan secara bersama-sama. Tapi bagi pendidikan Katolik menjadikan hal itu sebagai dasar acuan, “ujar SHS yang merupkan salah satu alumni dari SMP Katolik Don Bosco Tomohon, sembari menyebutkan, refolusi mental yang diberikan pada anak didik kita tujuannya untuk nemdorong agar kemudian hari mereka bisa memiliki mental dan karakter budi pekerti yang Pancasila serta berdaya saing.

Ketua Panitia Simon Sili Making SS menyebutkan, pertemuan berkala yang diikuti sekitar 500 siswa dan ratusan guru SMP se-Keusukupan Manado yang meliputi wilayah Sulteng, Gorontalo serta tuan rumah Sulut bertujuan untuk meningkatkan, potensi dasar para siswa agar tumbuh dan berkembang secara proporsional dalam bidang intelektual, spiritual, jasmaniah dan emosional. (tim/sulutonline).