Wagub Kansil Ingatkan TP PKK Laksanakan 10 Program Pokok

Wagub Kansil saat membuka rapat konsultasi  TP PKK se Provinsi SulutWagub Kansil saat membuka rapat konsultasi TP PKK se Provinsi Sulut

Rapat Konsultasi TP PKK Bertepatan HUT ke 66 Ketua TP PKK Sulut

Manado-Wakil Gubernur (Wagub) Sulut DR Djouhari Kansil, MPd saat membuka rapat konsultasi TP – PKK Kab/Kota se Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan, Kamis, (06/11/2014) di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, kembali mengingatkan tentang 10 program pokok PKK.

Terutama tegas Wagub, peningkatan ketahanan keluarga dan ketahanan pangan, pendidikan keluarga serta dapat berperan aktif dalam pencegahan permasalahan traficking, kesetaraan gender dan narkoba serta dapat memanfaatkan segala potensi-potensi kelautan karena Provinsi Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah kepulauan dan poros maritim.

Dikatakan, Tim Penggerak PKK memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam membangun potret keluarga yang ideal. Yaitu keluarga yang diliputi suasana kedamaian, harmonis dan sejahtera sebagai kekuatan yang handal dalam kebersamaan untuk melaksanakan pembangunan.

Karenanya Kansil mengharapkan, TP PKK dalam mengembangkan kegiatannya untuk tidak berdiri sendiri. Tetapi harus bermitra secara sinergis dengan lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah provinsi Sulawesi utara dan kab/kota karena bila kemitraan seperti ini dapat dikembangkan pasti akan mampu mempercepat program pemberdayaan masyarakat dan mendorong percepatan pencapaian MDGS.

Menariknya, pelaksanaan rapat konsultasi TP PKK se Sulut pada Kamis 6 Nopember 2014 tersebut, bertepatan dengan HUT ke 66 Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, istri tercinta Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang.

Ibu Dei begitu istri SHS biasa disapa dalam sambutannya mengatakan rapat konsultasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelaraskan dan mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan gerakan PKK di Tingkat provinsi maupun Kab/Kota dan mengajak kepada seluruh Ketua, pengurus dan anggota TP PKK untuk terus menggelorakan kembali serta memantapkan keberadaan kelompok dasawisma sebagai kelompok terdepan yang sangat potensial dalam gerakan PKK.

“Untuk itu diharapkan, dapat dilakukan pembinaan ke desa dan kelurahan agar masyarakat dapat termotivasi dalam menyukseskan program-program PKK,”saran istri gubernur SHS tersebut.(tim/sulutonline))