Astaga, Bantuan LPG Untuk Korban Bencana “Ditilep”

Bantuan LPG untuk korban bencana mulai berkurangBantuan LPG untuk korban bencana mulai berkurang

Manado-Ini tentunya harus menjadi perhatian Pemprov Sulut. Menyusul, bantuan LPG 3 kilogram untuk warga korban banjir di Kota Manado (15 Januari 2014) lalu, yang ditampung di kantor Gubernur Sulut, mulai berkurang alias "ditilep" entah oleh siapa.

Bantuan yang diberikan perusahaan pertambangan J-Resouces sebanyak 3000 paket LPG ukuran 3 kilogram yang akan disalurkan Posko bencana Pemprov Sulut ini, terpantau hingga Senin (10/11/2014) belum disalurkan.

Pun sekilas terlihat tumpukan LPG bantuan tersebut masih utuh, namun setelah diperiksa, ternyata bagian tengahnya sudah kosong. Bahkan beberapa deretan bagian dalam sudah raib.

Kepala Sub Bidang (Kabid) Pariwisata Biro Ekonomi, Buslar Sanger SE, yang dipercayakan menampung dan mencatat sejumlah bantuan pihak ketiga untuk para korban bencana, saat ditemui oleh sejumlah wartawan, terlihat tidak bisa berbuat banyak.

“Keadaan ini sudah saya laporkan pada atasan,”terangnya sembari menunjuk sejumlah tampungan LPG yang sudah berkurang dibagian dalam.

Diketahui, penyaluran bantuan LPG tersebut akan dilakukan Pemprov Sulut, ketika bantuan rumah untuk warga korban banjir, telah dilakukan. Namun, hingga kini kucuran anggaran untuk bantuan tersebut masih tertahan di Kementerian. (buds).