Komite I Apresiasi Penyelesaian Batas di Sulut

Watania saat memberikan tanggapan atas pertanyaan Komite I DPD RI dalam pertemuan dengan jajaran Pemprov SulutWatania saat memberikan tanggapan atas pertanyaan Komite I DPD RI dalam pertemuan dengan jajaran Pemprov Sulut

Manado- Penyelesaian batas wilayah antar kabupaten dan kota di Provinsi Sulut diapresiasi Tim Komite I DPD-RI yang dipimpin Wakil Ketua Benny Ramdhani dalam pertemuannya dengan jajaran Pemprov Sulut yang dipimpin Wagub Dr Djouhari Kansil MPd di ruang Mapaluse Kantor Gubernur, Kamis (13/11/2014).

Bahkan, senator asal Riau Intsiawati Ayus SH MH dan senator asal Sulsel A.M Iqbal Parewangi, menanyakan kiat-kiat apa yang dilakukan Pemprov Sulut untuk menyelesaikan batas wilayah antarkabupaten kota di Sulut. Pasalnya ungkap keduanya, penyelesaian batas wilayah antar kabupaten dan kota di wilayah mereka, masih sangat sulit.

Karo Pemerintahan dan Humas Dra Lynda Watania MM Msi, saat menjawab kedua senator tersebut mengatakan, tuntasnya masalah penyelesaian batas daerah di Kabupaten dan Kota di Sulut, tak lepas dari kerja keras dan perhatian serius dari Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr Djouhari Kansil MPd.

“Baik Gubernur maupun Wagub dengan berbagai upaya persuasif di setiap kesempatan selalu mengingatkan para Bupati dan Walikota untuk segera menuntaskan penyelesaian batas yang ada, sehingga masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan bisa memiliki kepastian hukum. Sebab apabila berlarutnya penyelesaian batas tersebut maka yang dirugikan adalah masyarakat,”terang Watania.

Dalam kesempatan itu, Watania menyebutkan, dari 18 segmen batas daerah yang ada di provinsi Sulut Pemprov Sulut telah berhasil menuntaskan 6 segmen batas yang sudah memiliki Permendagri. Kemudian 6 segemen telah berproses untuk pembuatan Permendagri serta 3 segmen batas sementara dalam penyusunan draf Permendagri.

Watania mengatakan, Adapun 6 segmen batas yang sudah memiliki Permandagri tersebut, yaitu Minsel dengan Mitra, Minut dengan Minahasa, Manado dengan Minahasa, Bolmong dengan Bolmut, Bolsel dengan Bolmut serta Minahasa dengan Minut.

“Saat ini, tinggal 3 segmen batas yang akan dituntaskan akhir tahun 20104 ini, yaitu Bolmong-Bolsel, Minsel- Boltim dan Minahasa-Tomohon,”ungkapnya.(tim/sulutonline).