LPSE Lakukan Efisiensi Anggaran Senilai 78 Miliar

Wagub Sulut DR Djouhari Kansil saat memberikan keterangan pers usai meresmikan LPSEWagub Sulut DR Djouhari Kansil saat memberikan keterangan pers usai meresmikan LPSE

Wagub: Kerjasama Dengan SIPS Sangat Bermanfaat

Manado-Wakil Gubernur (Wagub) Sulut DR Djouhari Kansil saat meresmikan penggunaan ruangan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Biro Pembangunan Setdaprov Sulut kantor gubernur, mengatakan, kerja sama dengan pemerintah Kanada melalui Support to Indonesia’s Island of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) sangat bermanfaat.

“Buktinya Pemprov Sulut bisa melakukan efisiensi anggaran sampai Rp 78.760.159.801 dari jumlah paket lelang sebanyak 375 paket (APBD 355 dan APBN 20), dengan PAGU Rp 439,559, 907,218 dengan kontrak senilai Rp 360,799,747,417,”terangnya saat memberikan keterangan resmi bersama Pieter Walton Diektur SIPS dan Asisten 2 Setdaprov Sulut Drs Sanny Parengkuan dan Karo Pembangunan Farly Kotambunan SE, Rabu (03/12/2014).

Karenanya Wagub Kansil, mengimbau agar seluruh staf LPSE jangan mudah terpengaruh bujuk rayu dari kontraktor untuk melakukan penyimpangan, karena konsekuensinya berat.”Apalagi kerjasama ini untuk mencegah praktek KKN. Saya jamin, tidak ada sisitim titipan dalam proses lelang. Apalagi ada tudingan melibatkan oknum dari kompleks Bumi Beringin, tidak ada itu. Itu namanya melanggar aturan,”katanya.

Terkait dengan adanya MEA pada tahun 2015 mendatang, menurut Wagub Kansil, LPSE sudah sangat siap. Apalagi, lelang tersebut melalui sistim komputerisasi.

Sementara Pieter Walton Direktur SIPS dalam kesempatan itu menyatakan, selama kerjasama hingga 3,5 tahun dengan Pemprov Sulut, dirinya menyatakan puas, karena sudah berdampak positif dalam sistim pengelolaan managemnet keuangan pemerintahan.

“Keinginan Kanada untuk membantu melalui SIPS berdasarkan hasil survey integritas. Pemerintah kami sangat tertarik dengan pemerintahan yang benar. Kami berharap kedepan nanti pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih kuat. Tentunya melalui perobahan paradigma dengan melakukan revolusi mental,”tegasnya.(tim/sulutonline).