Wagub Klarifikasi Penjemputan Dubes Amerika

Wagub Kansil saat menyambut kedatangan Dubes Amerika Robert Blake Wagub Kansil saat menyambut kedatangan Dubes Amerika Robert Blake di Bandara Samratulangi Manado (foto Ist)

Kansil: Tidak Perlu Dipolemikan

Manado-Menyusul polemik penjemputan Duta Besar (Dubes) Amerika untuk Indonesia Robert Blake pada Rabu (07/01/2015), ditanggapi Wakil Gubernur (Wagub) Sulut DR Djouhari Kansil. Kepada sejumlah wartawan, Kamis (08/01/2015) Kansil mengatakan hal itu tidak perlu dipolemikan.

“Iya tidak perlu dipolemikan. Apalagi saya dengan pak Gubernur Sulut merupakan satu paket,”ingatnya menanggapi pernyataan pengamat politik pemerintahan daerah Taufik Tumbelaka.

”Jadi kalau pak gubernur tidak hadir saya bisa mewakili. Lagipula waktu bersamaan pak gubernur masih di Jakarta dan saat tiba langsung memimpin rencana pertemuan dengan Dubes yang akan dilakukan sebentar malam, (Kamis, di graha Gubernuran, red). Ini sangat luar biasa dimana Dubes Amerika menginap di salah satu daerah sampai 5 hari lamanya. Jadi tidak ada yang namanya melanggar etika diplomatik,”jelasnya.

Nah, dalam pertemuan bersama diruang kerja gubernur Sulut, pada Kamis siang, menurut Wagub Kansil, banyak hal yang dibicarakan bersama terkait rencana pembangunan Sulut ke depan, yang diantaranya KEK, Tol Manado-Bitung dan lain sebagainya.
Dalam pertemuan itu ungkap Wagub, selain akan menindaklanjuti rencana kerjasama di bidang Kesehatan dan Pendidikan, juga peluang investasi dalam Pariwisata.

“Dubes Amerika sangat tertarik dengan kondisi Sulut yang sangat kondusif. Dalam kesempatan itu, pak gubernur telah menjelaskan secara singkat tentang suksesnya pelaksanaan WOC, Sail Bunaken, ARFdirex dan berbagai perlaksanaan yang juga melibatkan Amerika,”urai Wagub.

Sementara terkait penjemputan yang jadi polemik tersebut Wagub Kansil mengungkapkan, sebenarnya pihak Kedubes dan Duta Besar sendiri tidak mau ada proses resmi penjemputan, namun sebagai adat orang Timur, maka, dilaksanakanlah proses penjemputan yang melibatkan unsur Forkompimda diikuti sambutan tarian Kabasaran Cakalele di bandara Samratulangi.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran Dubes Amerika yang datang tanpa pengawalan ketat ini, bisa membuka mata dunia bahwa Sulut sangat aman bagi siapa saja, terutama dalam berinvestasi,”harapnya.(Baca berita terkait:Penyambutan Dubes AS di Bandara Disoal)- tim/sulutonline).