Leke: Bencana Alam Pengaruhi PAD 2014

Kadispenda Sulut Drs Roy TumiwaKadispenda Sulut Drs Roy Tumiwa

UPTD Samsat “Kehilangan” 26 Miliar

Manado-Kepala UPTD Samsat Manado Drs Ocvy Leke menyebutkan, selain pengaruh ekonomi global juga bencana alam yang terjadi awal tahun 2014 lalu, sangat mempengaruhi PAD. Buktinya, 2014 lalu UPTD Samsat Manado sempat “kehilangan” PAD sebanyak Rp 26 miliar.

Kendati demikian katanya, UPTD Samsat Manado berhasil menyumbang Rp 230.2M bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD)."Selang 8 bulan, yakni Januari-Agustus 2014, target bulanan tidak tercapai yaitu kurang lebih Rp 26 M, namun di 4 bulan terakhir dapat terealisasi dengan baik,"akunya pada wartawan akhir pekan lalu.

Menurutnya, kerja keras dan terobosan-terobosan serta motivasi yang tak pernah henti digelontorkan Kepala Dipenda Sulut, Drs Marhaen R Tumiwa MPd membantu kinerja jajaran UPTD Manado dalam merealisasikan Rp 230.2M atau pencapaian 91.72 persen dari target tahun 2014 sebesar Rp250.9 M.

Sementara tahun 2015, pihaknya dituntut untuk dapat mewujudkan PAD Rp 280 M. Atas target tersebut menurut Kepala Dispenda Sulut Drs Roy Tumiwa, mengalami kenaikan 41 persen. Kenaikan ini katanya, merupakan target untuk 4 tahun tapi sudah dapat dilaksanakan dalam 4 bulan saja.

"Buktinya dalam 4 bulan target yang seharusnya pada tahun anggaran 2018 sudah bisa dicapai 35 persen, jika pakai perhitungan biasa-biasa dan kenaikan seperti lalu-lalu, pencapaian sudah melebihi, lagi pula sampai kapan PAD Sulut bisa menembus Rp 1 Triliun kalau tak digenjot mulai sekarang,"sergahnya.

Menurutnya, sepanjang sejarah berdirinya Dispenda baru tahun 2014 lalu, instansi tersebut berani menaikkan target sampai 41 persen dari tahun 2013 Rp 579 M menjadi Rp 991 M atau kenaikan sebesar Rp 415 M dan terealisasi sampai 95 persen yaitu sebesar Rp 928 M.(tim/sulutonline)