Ketua DPD PAMI Sulut Laporkan Rommy ke Polda

Ketua DPD PAMI Sulut Jeffrey Sorongan (Foto Ist)Ketua DPD PAMI Sulut Jeffrey Sorongan (Foto Ist)

Terkait Kasus Penyalagunaan Nama Organisasi

Manado-Aksi demo Rommy Rumengan bersama Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (20/01/2015) lalu, berbuntut panjang. Selain dilaporkan oleh Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS), juga Rommy (PAMI) dilaporkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAMI Sulut, Jeffrey Sorongan, ke Polda Sulut, Senin (26/01/2015).

Sorongan secara resmi melaporkan Rommy ke Polda Sulut atas dugaan kasus penyelagunaan nama organisasi di Polda Sulut. Laporan tersebut dilayangkan Sorongan dengan nomor STTLP/78.a/1/2015/SPKT, tertanggal 26 Januari.

Berdasarkan laporan, pada tanggal 20 Januri 2015 lalu terlapor (Rommy-red) bersama-sama kurang lebih 10 orang melakukan aksi demo damai di depan gendung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta.

Dimana, terlapor dan kawan-kawan melaksanakan aksi demo dan membawa nama organisasi PAMI tanpa sepengetahuan Ketua Dewan pendiri yang merangkap Ketua Umum/Ketua Harian dan Ketua DPD Sulut (Perlapor).

Dengan demikian, terlapor dan kawan-kawan telah mencoreng harkat dan martabat organisasi PAMI secara utuh.

Pelapor juga menjelaskan bahwa terlapor (Rommy-red) telah dikeluarkan/dipecat dari organisasi PAMI sejak tahun 2012. Usai membuat laporan, Sorongan pun langsung menemui wartawan dan mengatakan, secara organisasi PAMI tidak bertanggung jawab dengan demo yang telah dilakukan Rommy terhadap Gebernur Sulut.

“PAMI sangat mendukung langkah-langkah Pemprov untuk melakukan upaya hukum. PAMI sendiri juga melaporkan hal ini ke Polda Sulut karena ini adalah salah satu tindakan pencemaran nama baik bagi organisasi kami,” kata Sorongan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik ketika dikonfirmasikan membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut Damanik, semua laporan yang masuk di SPKT Polda Sulut akan tetap ditindaklanjuti. “Laporanya sudah masuk. Untuk selanjutnya kita tunggu saja perkembangan yang akan dilakukan penyidik,” terang Damanik. (tim/sulutonline)