Waw ! Data Perceraian di Sulut Terus Meningkat

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Sulut Ir Erny Tumundo

Tumundo: Salah Satu Penyebabnya Adanya PIL atau WIL

Manado-Ini tentunya menjadi catatan khusus bagi kelangsungan perkawinan, menyusul angka perceraian di Sulut, setiap tahunnya terus meningkat. Ironisnya, salah satu penyebabnya adalah adanya Wanita Idaman Lain (WIL) dan Pria Idaman Lain (PIL).

“Iya, salah satu penyebab tingginya angka perceraian di Sulut, karena adanya WIL dan PIL. Selain itu, disebabkan oleh tidak ada keharmonisan rumah tangga dan tidak bertanggung jawab,”terang Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Sulut Ir Erny Tumundo, Kamis (12/02/2015).

Dikatakan Tumundo, dari data perceraian yang diambil dari semua Pengadilan Negeri (PN) di Sulut pada tahun 2013 lalu angka perceraian mencapai 865 kasus, dan data dari Pengadilan Agama (PA) tercatat sebanyak 1041 kasus perceraian.

“Sementara data tahun 2014 angka perceraian di Pengadilan Negeri mencapai 959 kasus. Ini berarti ketambahan 94 kasus perceraian,”katanya.

Pada sisi lain, Tumundo menyebutkan pihaknya telah melakukan MoU dengan Dinas Kesehatan berikut beberapa Rumah Sakit yang ada di Manado serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk memfasilitasi dan mengadvokasi sejumlah kasus korban kekerasan dalam rumah tangga.

“MoU dengan pihak rumah sakit terkait pemberian gratis bagi korban untuk melakukan visum etrepetrum dan visum psikitari serta pedampingan gratis pengacara dari LBH,”jelasnya.

Korban kekerasan yang difasilitasi tersebut, seperti korban kekerasan dalam rumah tangga, anak korban pelecehan seksual, termasuk penelantaran anak, dan pemerkosaan.

Tumundo kemudian menyesalkan tingginya angka perceraian rumah tangga. Alasannya, peran orang tua dalam menentukan masa depan anak sangat berpengaruh pada lingkungan keluarga, terutama saat masa remaja.”Salah satu kunci keharmonisan rumah tangga adalah memiliki iman yang kuat, serta pentingnya komunikasi antara suami –istri dan orang tua dengan anak,”ujarnya memberikan tips. (tim/sulutonline).