Moendoeng: Polisi Harus Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Linda Moendoeng SH dalam salah satu kegiatan AdvokasiLinda Moendoeng SH dalam salah satu kegiatan Advokasi

(Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Oknum Guru)

Manado-Kuasa Hukum tersangka RYS alias Reonaldo, akhirnya angka bicara, terkait tudingan AK alias Allan ayah anak berusia 4 tahun, murid Taman Kanak-Kanak (TK) Sekolah Dian Harapan yang merupakan naungan Yayasan Pelita Harapan (YPH).

Diketahui, RYS oleh kepolisian telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelecehan seksual anak di bawah umur.

Menurut Linda Moedoeng SH (Kuasa Hukum RYS), kliennya tidak bersalah. Apalagi, RYS adalah guru Sekolah Dasar (SD) SDH dan bukan guru TK SDH. “Jadi tudingan tersebut tidak mendasar. Kami berharap aparat kepolisian harus mengedepankan asas praduga tak bersalah,”tegasnya dalam keterangan resmi, Senin (16/02/3015), bersama Kuasa Hukum TPH yang terdiri Jeane Schram SH, Carlos Pontoh SH, Alex Wenas SH dan Nus Koloay SH.

Ditambahkan Schram dan Koloay, baik tempos delicti maupun locus delicti kasus ini sangat kabur. Kendati demikian, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sementara dilakukan aparat kepolisan Mapolda Sulut.

Alhasil, AK kemudian dilapor balik oleh tersangka RYS, dengan alasan tidak mengenakan perasaan. “Klien kami tidak bersalah. Kami merasa apa yang terjadi terhadapnya sangat traumatik dan memalukan sehingga mempengaruhi pikiran, emosi dan pekerjaannya,”terang Moendoeng. (tim/sulutonline).