Silangen: Awal Maret, Tim PPHTPS Turun Memantau

Kepala BLH Sulut Edwin Silangen SEKepala BLH Sulut Edwin Silangen SE

Terkait Pengawasan LB3 dan Tertib Amdal

Manado
-Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulut Edwin Silangen SE melalui Kabid Penaatan Lingkungan Arfan Basuki SH, menyebutkan, Tim Terpadu kembali akan turun lapangan untuk meneliti perusahaan pengguna Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) di Sulut.

“Awal Maret, tim Pengawasan dan Penegakan Hukum Terpadu Pemprov Sulut (PPHTPS), kembali akan turun memantau,”jelas Basuki, Kamis (26/02/2015).

Sebelumnya menurut Basuki, tim terpadu yang di bentuk melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulut, sudah beberapa kali turun lapangan. Dari 32 perusahaan yang di teliti, ada 5 pelaku usaha yang direkomendasikan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

Mereka masing-masing, PT Putra Karangetang (Tepung Kepala) di Minsel, PT Global Coconut (Tepung Kelapa) Minsel, PT Sederhana Karya Jaya (Pertambangan Mineral Batu) Minahasa, PT Marga Wita Guna (Perdagangan Konstruksi Bahan Bangunan) Bolsel. Kemudian Halim Karema dan Budi Paimin (Pematangan dan penimbunan lahan di Ring Road).

“Ke 5 pelaku usaha ini masuk kategori sanksi berupa teguran adminstrasi dan perbaikan pengolahan usaha terkait LB3. Mereka diberikan tenggang waktu 2 bulan untuk memperbaikinya,”ungkap Basuki seraya menyebutkan, kini ke 5 pelaku usaha tersebut sudah menunjukan itikad baik dan dapat menunjukan dokumen serta melakukan perbaikan pengolahan usaha dan kegiatan yang direkomendasikan Tim Terpadu.(tim/sulutonline).