Kotambunan: ULP Wajib Tegur Kontraktor Kumabal

Karo Pembangunan Setdaprov Sulut Farly Kotambunan SE saat memimpin Rapim Pra EPPAKaro Pembangunan Setdaprov Sulut Farly Kotambunan SE saat memimpin Rapim Pra EPPA

Paket Lelang Tahap Dua Tandatangan Akhir Maret

Manado-Kepala Biro Pembangunan Setdaprov
Sulut, Farly Kotambunan SE menegaskan, Unit Layanan Pengadaan (ULP) tidak akan main-main dengan kontraktor “Kumabal”.

Demikian ditegaskan Kotambunan SE saat memimpin langsung Rapim Pra EPPA yang diikuti para Sekretaris Dinas, Badan, Kabag yang membidangi keuangan di Biro-Biro, KTU, Kasubag Perencanaan Keuangan dan Operator Tim EPPA SKPD, Senin (09/03/2015), di ruang Mapaluse kantor Gubernur.

“Bagi kontraktor (pihak ketiga) yang tidak mau hadir undangan ULP selaku penanggungjawab Pokja, maka ULP akan segera menegur kontraktor yang bersangkutan lewat ketua Pokja, “jelas Kotambunan.

Sebab kata dia, jangan lagi pengalaman masa lalu terulang kembali, karena tahun ini tidak ada alasan klasik bagi kontraktor, karena paket lelang yang sudah ditandatangi itu dikemudian hari terjadi masalah.

“Sesuai arahan Pak Wakil Gubernur dengan ditandatanginya paket lelang tersebut artinya kontraktor sudah membaca terlebih dahulu apa yang menjadi kewajibannya,”ingatnya.

Selain itu, Kotambunan mengingatkan agar SKPD supaya memperhatikan penyerapan anggaran yang berasal dari paket lelang konstruksi, karena kebanyakan penyerapan anggaran itu terkendala atau tersendat - sendat.

Namun demikian Kotambunan menginformasikan, penandatangan paket lelang konsturksi tahap pertama pada akhir Februari 2015 lalu, Sulut mendapat apresiasi positif dari Deputy Monitoring dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP RI DR Robin Asad Suryo yang hadir langsung menyaksikan kegiatan tersebut.

Dengan ditandatanganinya paket lelang tersebut maka akan mempercepat penyerapan anggaran sesuai mekanisme Inpres No.1 tahun 2015 Tentang percepatan Barang dan Jasa (Barjas).

Kotambunan menyebutkan, untuk penandatangan paket lelang tahap kedua selambat - lambatnya akan dilaksanakan pada akhir Maret 2015. (tim/sulutonline).