Ditjenbun Minta Masterplan Perkebunan Pala Sulut

Nixon Watung SHNixon Watung SH

Manado- Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian RI turun langsung lapangan, menyusul dikeluarkannya Permentan No 46 tahun 2015 tentang kawasan berbasis komoditi Pala di Sulut.

Alhasil, Selasa (10/03/2015) Ditjenbun melakukan sosialisasi terkait Permentan no 46 tahun 2015 berikut meminta kejelasan masterplan perkebunan Pala di Sulut, diruang Mapaluse kantor gubernur Sulut.

Menurut Kasubag Program Bagian Perencanaan Ditjenbun Kementan, hal ini sudah sangat mendesak dalam penyusunan master plan pengembngan pengawasan kawasan perkebunan Pala.

Hal ini seiring dengan visi pengembangan komoditi perkebunan Sulut, seperti di utarakan Kepala Dinas Perkebunan Sulut Nixon Watung SH yakni terwujudnya pembangunan hasil perkebunan yang produktif dan berdaya saing secara berkelanjutan mendukung terbentuknya pintu gerbang ke Asia Pasifik.

Sementara itu berdasarkan Permentan 46 Tahun 2015 kawasan berbasis komoditi Pala di Sulut adalah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulangdang Biaro (Sitaro), Sangihe dan Talaud, Minut serta Bitung.

Sesuai data dari Dinas Perkebunan Sulut. tanaman Pala saat ini di tanaman pada luas area 18.460 ha dengan jumlah produksi 9.754 ton.

Turut hadir Wakil Bupati Talaud Drs Petrus Tuange dan Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Sitaro Herry Lano SE MM (tim/sulutonline).