Mokodongan: Ini Untuk Memudahkan Investor

Sekdaprov Sulut Sr Mokodongan saat diwawancarai wartawanSekdaprov Sulut Sr Mokodongan saat diwawancarai wartawan

BKPM – PTSP Akan di Perda-kan

Manado-Golden Triangle (DR Sinyo Harry Sarundajang, DR Djouhari Kansil, Ir SR Mokodongan) terus melakukan berbagai inovasi untuk mendatangkan investor ke Sulut. Terutama dalam hal kemudahan melakukan investasi.

Karenanya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) akan disatukan dan tidak terpisah.

“Upaya ini dilakukan bertujuan untuk memudahkan calon investor yang ingin menanamkan modalnya di Sulut. Tentunya harus dilengkapi dengan Peraturan Daerah (Perda),”jelas Sekdaprov Sulut Ir SR Mokodongan pada wartawan, Senin (16/03/2015).

Dikatakannya, sambil menunggu Perda yang nantinya diusulkan ke Dewan Sulut, maka Gubernur akan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait penggabungan ke dua instansi tersebut. Pergub itu nantinya akan mengatur Standar Operasional Prosedur (SOP) perijinan, dimana prosesnya melalui PTSP namun untuk penerbitannya melalui BKPM.

Menurut Mokodongan, selama ini calon investor di repotkan dengan berbagai perijinan yang terkesan membebani mereka. Nah, dengan di satukannya BKPM dan PTSP, tentunya selain membantu calon investor untuk mendapatkan informasi jelas tentang berbagai potensi yang ada, juga perijinannya dilayani melalui satu atap.

“Dalam waktu dekat ini, pengusulan penggabungan BKPM dan PTSP segera ditindaklanjuti,”terang Mokodongan.

Kepala BKPM Ir Jemmy Kuhu menyatakan menyambut gembira atas rencana penggabungan tersebut. Karenanya pihaknya akan segera berkonsultasi ke Mendagri soal pelimpahan wewenang tersebut. “Ini sesuai dengan Perpres 97 tahun 2014, dimana nomenklaturnya berubah menjadi Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu,”katanya. (tim/sulutonline).