Wagub Ingatkan Pemuda GMIM Harus Perangi Radikalisme ISIS

Wagub Kansil saat menghadiri perayaan paskah dan HUT ke 89 pemuda Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM), di stadion Maesa TondanoWagub Kansil saat menghadiri perayaan paskah dan HUT ke 89 pemuda Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM), di stadion Maesa Tondano

Tondano- Wakil Gubernur (Wagub) DR Djouhari Kansil saat menghadiri perayaan paskah dan HUT ke 89 pemuda Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM), di stadion Maesa Tondano, Senin (06/04/2015), mengingatkan agar pemuda GMIM harus memerangi paham radikalisme ISIS.

Wagub Kansil dalam acara yang dihadiri ribuan pemuda GMIM tersebut menyebutkan, pemuda GMIM harus membangun iman kuat, menjadi barometer pembangunan, menjadi pelopor persatuan dan kesatuan, serta menjauhi paham radikalisme yang saat ini sedang berkembang.

“Pemuda GMIM harus siap untuk memerangi penyakit masyarakat, seperti tawuran dan minuman keras, serta memerangi paham radikalisme ISIS yang sangat berbahaya karena merasuk paradigma manusia saat ini,”ingatnya.

Wagub juga mengatakan, pemuda GMIM harus mensyukuri berkat Tuhan dalam perayaan paskah dan HUT ke 89 pemuda GMIM ini. Pemuda GMIM harus terus menjaga persatuan sebagai salah satu pilar bangsa dan daerah, berkomitmen tetap melakukan yang terbaik kepada gereja dan masyarakat. Peristiwa paskah menunjukan komitmen Allah dalam memberikan pengharapan bagi umat manusia.

“Untuk itu, kita harus pahami generasi muda harus semangat dalam mencari makna hidup, kaum muda harus menjadi perombak dan memiliki idealisme tinggi dalam menghadapi kehidupan,”katanya.

Ketua BPMJ Sinode GMIM Pdt. HWB Sumakul dalam khotbahnnya mengatakan, paskah merupakan pengorbanan Yesus adalah karya terbesar bagi manusia, kita harus menghayati dengan benar pengorbanan tersebut. Salib Yesus berlaku bagi semua orang untuk menebus dosa. Kita harus datang kepada Tuhan yang menebus dosa kita manusia, dosa telah diampuni, merayakan paskah berarti kita berjumpa dengan Tuhan yang hidup.

“Sebagai kaum muda, pemuda GMIM harus berubah dan percaya akan kebesaran Tuhan dalam menghadapi kehidupan jaman ini. Pemuda GMIM harus berjalan dengan iman bersama Tuhan Yesus,”ingatnya.

Ketua pemuda GMIM Toar Pangkey, mengingatkan, pemuda GMIM harus bersatu, jangan terkotak-kotak, menjadi bagian masyarakat yang bermoral dan tetap takut akan Tuhan.

Turut hadir dalam perayaan paskah tersebut Bupati Minahasa Drs J W Sajow, Wakil Bupati Ivan Sarundajang, unsur Forkopimda Minahasa, pejabat eselon II jajaran Pemprov Sulut dan tamu undangan lainnya.(tim/sulutonline).