Hadapi Musim Kemarau, Pemprov Siap Stock Beras

Drs Sanny ParengkuanDrs Sanny Parengkuan

Stock Beras Aman Hingga Lebaran

Manado
-Pemprov Sulut menjamin ketersediaan beras untuk masyarakat, jelang musim kemarau ini. Bahkan, Asisten Pembangunan dan Ekonomi Setdaprov Sulut Drs Sanny Parengkuan, menyebutkan, kendati saat ini sedang menghadapi musim kemarau, namun stock beras di Sulut, cukup terjamin.

“Stock beras kita masih aman hingga beberapa bulan ke depan. Jadi tidak perlu kuatir. Bahkan sampai jelang bulan puasa pada Juni hingga lebaran bulan Juli 2015 mendatang, stock tetap aman,”jamin Parengkuan, Rabu (22/04/2015).

Apalagi ungkap Parengkuan, stok beras Bulog di gudang Bitung cukup menjamin pemenuhan kebutuhan masyarakat. Stok beras yang ada sekarang juga didukung dengan pembelian beras langsung ke petani di Sulut.

Terkait issu musim kemarau panjang hingga bulan September 2015 mendatang, Parengkuan, menyatakan, agar masyarakat khususnya petani, tidak perlu kuatir.”Musim tanam kan bulan Januari – Februari, jadi perkiraan saat ini Padi sudah mulai menguning dan memang memerlukan panas. Tapi kalau baru mau menanam saat ini, pasti bermasalah karena memerlukan curah hujan,”terangnya.

Dikatakannya, daerah produsen beras di Sulut ada di Bolaang Mongondouw (Bolmong) namun ada juga Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Induk, namun paling banyak dibeli dari Bolmong.

Dalam data Bulog Divre Sulut tercatat stok beras saat ini hingga Lima bulan mendatang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan tidak ada masalah.

Bulog Divre Sulut sendiri, menargetkan serapan Beras lokal di tahun 2015 ini, sebanyak 35 ribu ton yakni mengalami peningkatan dari target 2013 hanya 30 ribu ton, namun realisasi tahun 2014 lalu itu melampaui target hingga 33 ribu ton.

Sementara data BMKG menyebutkan, awal musim kemarau 2015 di sebagian besar daerah diprakiran pada bulan April 102 ZOM (29.8%), Mei 99 ZOM (28,9%), dan Juni 84 ZOM (24,6%), dengan sifat hujan pada musim kemarau diprakirakan normal (63.9%).(tim/sulutonline).